BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan belum optimal dalam menangani kerusakan penerangan jalan umum (PJU).
Sehingga, banyak PJU yang tak berfungsi sebagaimana mestinya. Yakni, padam saat malam hari.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan Agus Suhartoyo mengeklaim persoalan PJU telah masuk dalam rencana perbaikan pemerintah.
Namun, masalah utama yang dihadapi adalah keterbatasan kendaraan hidrolik.
Sehingga, perbaikan harus dilakukan secara bertahap.
”Warga memang melapor ada beberapa PJU yang mati. Tapi, penanganannya lambat karena armada hidrolik kami hanya satu,” ujarnya Minggu (19/4/).
Meski begitu, pihaknya berjanji untuk menindaklanjuti setiap keluhan yang dilaporkan warga. Meskipun proses penanganannya butuh waktu yang tak singkat.
”Keluhan masyarakat yang ada akan kami tangani, namun tidak langsung satu kali selesai semua. Karena selain keterbatasan armada, faktor anggaran juga menjadi tantangan kami,” terangnya.
Agus mengungkapkan, anggaran yang disiapkan untuk perawatan PJU hanya sekitar Rp 300 juta.
Anggaran tersebut dinilai belum mampu meng-cover seluruh kerusakan PJU yang terjadi di berbagai kecamatan di Bangkalan.
”Kalau melihat fenomena di tahun sebelumnya, anggaran tersebut tentunya masih kurang. Apalagi kita masih kekurangan armada di lapangan,” pungkasnya. (c1/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti