Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Koleksi Buku Perpusda Bangkalan Stagnan

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 17 April 2026 | 13:15 WIB

 

RAMAI: Pengunjung membaca dan memilih buku di Perpustakaan Bangkalan, Rabu (15/4). (YUSRIL DENNY MAHENDARTO/RadarMadura.id)
RAMAI: Pengunjung membaca dan memilih buku di Perpustakaan Bangkalan, Rabu (15/4). (YUSRIL DENNY MAHENDARTO/RadarMadura.id)

BANGKALANRadarMadura.id  Di tengah dorongan peningkatan literasi masyarakat, kebijakan pengadaan buku di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bangkalan justru memasuki fase stagnasi. Sepanjang 2026, tidak ada penambahan koleksi baru akibat keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.

Kondisi tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Pelayanan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangkalan, Anik Susanti. Ia menyatakan, meskipun tanpa penambahan koleksi, ketersediaan buku yang ada dinilai masih mampu mengakomodasi kebutuhan literasi masyarakat.

“Secara umum koleksi yang tersedia masih relevan dan dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum,” ujarnya.

Berdasarkan data internal Dispusip Bangkalan, saat ini Perpusda memiliki sekitar 32 ribu eksemplar buku yang mencakup kurang lebih 18 ribu judul. Koleksi tersebut menjadi tulang punggung layanan literasi di tengah terbatasnya dukungan anggaran untuk pengembangan bahan bacaan.

Keterbatasan fiskal menjadi salah satu tantangan dalam upaya penguatan sumber daya manusia (SDM) melalui literasi. Tanpa tambahan koleksi baru, strategi yang ditempuh lebih diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan buku yang telah tersedia.

Anik menambahkan, pihaknya akan tetap mendorong peningkatan minat baca masyarakat melalui berbagai program layanan, meskipun belum diiringi dengan pembaruan koleksi.

“Kami berupaya memaksimalkan koleksi yang ada agar tetap dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, kebijakan penguatan literasi di Bangkalan diharapkan tidak hanya bertumpu pada ketersediaan koleksi, tetapi juga pada strategi peningkatan akses dan minat baca, sehingga fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat tetap berjalan secara berkelanjutan.  (c1/jup)

 

Editor : Abdul Basri
#stagnan #bangkalan #koleksi buku #perpusda