BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan akan membangun rumah sakit di wilayah Kecamatan Blega. Anggaran yang digelontorkan mencapai belasan miliar.
Pemilihan konsultan perencana proyek yang melekat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan tersebut tengah ditender.
Dari 18 peserta lelang rekanan yang mengunduh dokumen kualifikasi lelang, hanya 13 yang mengajukan penawaran.
Kepala Dinkes Bangkalan Nunuk Kristiani menyatakan, pembangunan fasilitas kesehatan (faskes) rujukan akan dibangun secara bertahap karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran pemerintah. Lokasinya di Desa Lombang Daya, Kecamatan Blega.
”Tahun ini pembangunannya tahap satu, kemudian akan dilanjutkan di 2027. Mudah-mudahan (rumah sakitnya) bisa dioperasikan,” ujarnya.
Luas lahan yang dipersiapkan untuk pembangunnan rumah itu 11.093 meter persegi.
Pembebasan lahan itu dilakukan di tahun anggaran 2020 dan 2021. Anggaran yang dihabiskan mencapai Rp 6,1 miliar.
Saat ini, proyek pembangunan infrastruktur kesehatan tersebut masih tahap lelang pemilihan konsultan perencana.
Anggaran yang dikucurkan Rp 330 juta. Pihaknya menyerahkan proses lelang sepenuhnya ke Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Bangkalan.
”Setelah lelang perencanaan, fisik, dan pengawasannya nantinya juga akan ditender,” tutur mantan Direktur RSUD Syamrabu tersebut.
Anggota Pokja Lelang ULP Barang dan Jasa Setkab Bangkalan Bambang menyatakan, pemilihan konsultan perencana dalam proyek tersebut melalui beberapa tahap.
Salah satunya, penilaian kualifikasi. Perserta lelang yang lolos penilaian itu masuk daftar pendek.
Dari 13 rekanan yang mengajukan penawaran, hanya tujuh yang masuk daftar pendek.
”Kemudian, ketujuh rekanan itu kembali mengajukan penawaran teknis dan harga. Tapi dari tujuh rekanan itu, informasinya yang mengajukan (penawaran) enam,” ujarnya.
Ambang batas yang harus dipenuhi peserta lelang dari seleksi minimal 60. Jika skor yang didapat di bawah 60, maka rekanan dinyatakan gugur secara otomastis.
”Nantinya, skor dari penilaian akan diperingkat untuk penentuan pemenang lelang,” katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti