BANGKALAN, RadarMadura.id – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di bantaran daerah aliran sungai (DAS) Tonjung, Kecamatan Burneh, menerima bantuan tenda jualan Senin (30/3).
Senyum lebar pun terpancar dari wajah mereka.
Fasilitas berjualan itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim.
Itu menunjukkan komitmen dan keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan dalam rangka mendukung pelaku usaha kecil.
Lukman menyatakan, bantuan tenda jualan yang diserahkan berasal dari corporate social responsibility (CSR) badan usaha milik daerah (BUMD) milik Pemprov Jatim.
Juga, BUMD milik Pemkab Bangkalan, yaitu PT Sumber Daya.
”Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat,” ucapnya.
Terdapat 22 PKL yang menerima bantuan tenda jualan.
Fasilitas tersebut untuk meningkatkan kenyamanan dan kerapian kawasan DAS Tonjung. Hingga bisa berjualan secara layak dan rapi.
”Ini juga bagian dari upaya penertiban kawasan DAS agar lebih tertata,” imbuhnya.
Selain itu, fasilitas berjualan yang diserahkan juga bagian dari upaya pemerintah dan stakeholder dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Yakni, melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
”Kami ingin PKL bisa berjualan dengan lebih tertib, bersih, dan nyaman. Tenda ini bukan hanya fasilitas, tetapi juga bentuk dukungan agar usaha mereka semakin berkembang,” sambungnya.
Pedagang di bantaran DAS Tonjung biasanya berjualan malam hari. Pihaknya meminta pedagang tidak meninggalkan tenda dan gerobak setelah berjualan.
Sehingga, tidak mengganggu keasrian daerah di siang hari.
”Bagaimanapun juga DAS Tonjung bagian dari wajah Kabupaten Bangkalan. Maka harus tertara rapi,” katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti