BANGKALAN, RadarMadura.id - Bazar takjil Ramadan kembali membawa berkah bagi pelaku UMKM. Salah satunya stan 24 Juragan Dimsum yang menyajikan dimsum homemade.
Sejak sore hari, lapak tersebut selalu dipadati pembeli yang berburu menu lezat untuk buka puasa.
Owner Juragan Dimsum R. Rois Albarista mengatakan, ada 11 varian dimsum yang ditawarkan kepada pengunjung, mulai dari rasa original hingga berbagai isian favorit lainnya.
Ragam pilihan itu membuat pembeli leluasa menentukan selera. Tidak sedikit pelanggan yang membeli dalam jumlah banyak untuk dinikmati bersama keluarga di rumah.
Baca Juga: Ganggu Lalin, Polisi Bakal Tindak Pembuat Petasan
Dalam sehari, penjualan dimsum bisa mencapai sekitar 400 pieces. Dari jumlah tersebut, stan 24 Juragan Dimsum mampu meraup omzet hingga sekitar Rp 1 juta per hari. Capaian itu menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap produk olahan rumahan.
Ramainya pembeli tidak terlepas dari kualitas rasa yang terus dijaga. Tekstur dimsum yang lembut dengan isian melimpah menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelanggan.
Tak hanya dimsum, bazar takjil juga diramaikan oleh lapak Risolque milik Widia. Dia tetap konsisten mempertahankan menu andalannya setiap Ramadan.
Ada enam varian risol yang ditawarkan, yakni bolognese, original sayur, ayam pedas, mayo pedas, mayo jagung, dan original mayo.
Dengan harga mulai Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per buah. Risol buatan Widia selalu menjadi incaran pembeli.
Baca Juga: Empat Tahun Ramaikan Bazar Takjil, Pedagang Ketan Kibo Tetap Semangat Jualan meski Sering Hujan
Dalam sehari, dia mampu menjual hingga 350 pcs dengan omzet sekitar Rp 1 juta. Kombinasi rasa yang konsisten dan harga terjangkau membuat lapaknya tak pernah sepi.
Bazar Takjil Ramadan pun kembali terbukti menjadi momentum emas bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk kuliner rumahan kepada masyarakat. (vin/han)
Editor : Amin Basiri