BANGKALAN, RadarMadura.id – Bazar Takjil Ramadan menjadi tempat favorit bagi pemburu menu buka puasa. Puluhan pelaku UMKM menawarkan aneka jajanan. Mulai dari kuliner kekinian hingga makanan tradisional.
Dua stan yang sama-sama ramai diserbu pengunjung adalah nomor 118 dan 112. Stan 118 milik Nurul Komaria itu menjual kimbab atau sushi roll dengan harga terjangkau. Rasa yang dihadirkan bervariatif.
Sudah dua tahun dia bergabung di Bazar Takjil Ramadan yang dilaksanakan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) dengan Pemkab Bangkalan.
Namun, dia tetap mempertahankan konsep lama, yani menjual jajanan kekinian serba Rp 2 ribu per potong.
Strategi harga murah tersebut terbukti efektif menarik minat masyarakat. Setiap hari Nurul mampu menjual hingga sekitar 800 pcs kimbab. Pembeli mulai memadati stan sejak sore hari menjelang berbuka.
Bahkan, tak sedikit pelanggan yang rela antre demi mendapatkan varian favorit sebelum kehabisan.
Dari hasil penjualan tersebut, Nurul mengaku dapat meraup keuntungan sekitar Rp 1 juta per hari selama bazar berlangsung.
Sementara stan 112 milik Bus Musahatul menjual jajanan tradisional yang tetap menjadi primadona. Seperti klepon, aneka kue basah, dan camilan khas Ramadan yang banyak dicari pemburu takjil.
”Rasa manis legit dengan balutan kelapa parut membuat klepon menjadi pilihan favorit masyarakat yang ingin bernostalgia dengan cita rasa tradisional,” katanya (vin/jup)
Editor : Amin Basiri