BANGKALAN, RadarMadura.id – Kepemimpinan Bupati Bangkalan Lukman Hakim dan wakilnya, Moch. Fauzan Ja’far, genap satu tahun, Jumat (20/2). Namun, cukup banyak program prorakyat yang telah dihadirkan.
Khususnya, program yang menjadi janji politik pasangan ManFaat tersebut. Antara lain, percepatan dan pemerataan infrastruktur jalan, pemenuhan air bersih, dan peningkatan sumber daya manusia (SDM). Serta, mewujudkan Kabupaten Bangkalan sebagai daerah ramah investasi.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan, peningkatan infrastruktur jalan bukan sekadar mempermudah aksesibilitas masyarakat. Namun termasuk pemenuhan layanan dasar yang harus disiapkan pemerintah untuk masyarakat.
Orang nomor satu di Bangkalan itu yakin, infrastruktur yang bagus dapat memberikan multiplier effect. Antara lain, pertumbuhan ekonomi, distribusi barang lebih mudah, dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan akibat jalan rusak.
Selama 2025 terdapat 51 ruas jalan kabupaten yang diperbaiki. Volumenya berbeda-beda. Namun secara akumulatif, ruas jalan kabupaten yang diperbaiki di tahun pertama kepemimpinan Lukman-Fauzan mencapai 53 kilometer. ”Perbaikannya tersebar di 18 kecamatan di Bangkalan,” ujarnya.
Pemerataan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap. Yakni, sesuai dengan kemampuan fiskal Pemkab Bangkalan.
Namun yang pasti, akan terus dijadikan prioritas di masa kepemimpinannya. Maka, tahun ini, puluan ruas jalan kabupaten akan diperbaiki.
Sementara di bidang pemenuhan air bersih, Pemkab Bangkalan membangun 13 sistem penyediaan air minum (SPAM) selama 2025.
Tujuannya, untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan kekeringan. ”Akhirnya, sekarang ada ratusan rumah yang teraliri ar bersih,” imbuhnya.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dilakukan dengan beragam cara. Antara lain, penguatan di sektor pendidikan dan kesehatan. Yakni, dengan memenuhi sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan di Kota Zikir dan Salawat.
Di tahun pertama kepemimpinan Lukman-Fauzan, terdapat 113 prasarana SD di Bangkalan direvitalisasi. Mulai dari ruang kelas bersama (RKB), gedung perpustakaan, jamban, pagar, hingga pemasangan paving halaman sekolah.
”Sementara SD yang mendapat program revitalisasi dari ABPN empat lembaga,” ujar Bupati Bangkalan Lukman Hakim.
Lalu, terdapat tujuh lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) yang mendapat bantuan sarana alat peraga edukasi (APE).
Sedangkan yang menerima program prasarana jumlahnya juga tujuh lembaga. Antara lain, TK Aba 3, TK Aba 4, dan TK PGRI Blega.
Di jenjang SMP, terdapat 261 sekolah yang mendapat bantuan sarana digitalisasi. Sementara yang menjadi sasaran program prasarana pendidikan SMP ada empat lembaga. ”Kami ingin mendorong SDM Bangkalan berdaya saing,” ujarnya.
Mantan kepala Desa Katol Barat itu menambahkan, pemkab juga berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas bagi tenaga pendidik di Kabupaten Bangkalan.
Yakni, dengan memberikan beasiswa kepada guru-guru yang ingin melanjutkan studi program pascasarjana. ”Kami telah bekerja sama dengan beberapa kampus untuk program beasiswa bagi guru,” tandasnya.
Di sektor kesehatan, terdapat tiga puskesmas direvitalisasi di 2025. Yakni, Puskesmas Tanah Merah, Puskesmas Tanjungbumi, dan Puskesmas Burneh.
Tidak hanya itu, infrastruktur kesehatan di faskes rujukan milik pemerintah juga terus makin sempurna.
Yakni, dengan dibangunnya dua gedung lima lantai di RSUD Syamrabu. Masing-masing untuk gedung perawatan dan parkir kendaraan. ”Kami berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin sempurna,” katanya.
Tidak hanya itu, potensi pertanian di Kabupaten Bangkalan kini tergarap secara maksimal. Buktinya, produktivitas pertanian selama 2025 melimpah (lihat grafis). Semua itu tidak lepas dari intervensi yang dilakukan Pemkab Bangkalan.
Yakni, dengan pemberian berbagai jenis alat mesin pertanian (alsintan). Selain itu juga ada program pengeboran sumur, sehingga produktivitas pertanian tidak bergantung pada cuaca.
”Produktivitas pertanian yang melimpah diharapkan bisa memenuhi pangan, termasuk untuk kebutuhan dapur program makan bergizi gratis dan lain sebagainya,” katanya. (jup)
Editor : Amin Basiri