Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tak Koordinasi dengan Panitia, EO 742 Production Recoki Area Bazar Takjil Ramadan di Bangkalan

Hendriyanto • Jumat, 20 Februari 2026 | 16:10 WIB

BERMASALAH: Stand booth di Alun-alun Bangkalan diduga tidak Kantongi izin keramaian, Jumat (20/2).
BERMASALAH: Stand booth di Alun-alun Bangkalan diduga tidak Kantongi izin keramaian, Jumat (20/2).

BANGKALAN, RadarMadura.id - Event organizer (EO) 742 Production merecoki pelaksanaan bazar takjil ramadan yang digelar oleh Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

EO tersebut tiba-tiba pasang standbooth di area bazar takjil meski tidak mengantongi izin keramaian dari Polres Bangkalan, Jumat (20/2).

Ironisnya, panitia Ngabuburit Hepiii Beni Wara Taqwa mengaku dapat disposisi langsung dari Bupati Bangkalan, sehingga dia merasa tidak perlu berkoordinasi dengan JPRM selaku penyelenggara bazar takjil di area tersebut.

Bahkan, saat dikonfirmasi oleh manager event JPRM Mohammad Sugianto, pemilik standbooth dengan sponsor Djarum tersebut menjawab dengan nada tinggi.

"Saya sudah mendapatkan disposisi dari Bupati yang ditulis di surat permohonan saya," jawabnya melalui voice note kepada Sugianto.

Baca Juga: Pembukaan Bazar Takjil Ramadan JPRM Berlangsung Khidmat

Dia mengklaim sudah mengantongi semua izin pelaksanaan event yang akan dia selenggarakan, bahkan mengklaim lokasinya di luar area bazar takjil ramadan.

"Sudah ada semua sampean jangan mentang-mentang," lanjutnya.

Sekdakab Bangkalan Ismet Effendi mengaku tidak mengetahui adanya pemasangan standbooth tersebut.

Sepengetahuannya yang mengantongi izin resmi hanya bazar takjil ramadan yang digelar JPRM.

"Saya kurang tahu soal pemasangan standbooth itu, setahu saya hanya bazar takjil yang digelar oleh JPRM," urainya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kasat Intel Polres Bangkalan AKP Anang Widiarto. Dia menegaskan bahwa izin keramaian di alun-alun Bangkalan hanya dikeluarkan untuk kegiatan bazar takjil ramadan yang digelar oleh JPRM.

Baca Juga: Pengunjung Festival Bazar Takjil Ramadan Sumenep Membeludak

"Kami hanya mengeluarkan izin keramaian bazar takjil yang digelar Radar Madura," tegasnya.

Ditambahkan Manager Event JPRM Mohammad Sugianto, EO 742 Production tidak berkoordinasi kepada penyelenggara bazar takjil. Bahkan pihaknya kaget saat mendapat laporan adanya pendirian standbooth Djarum diarea bazar takjil.

Karena lokasinya masuk area bazar takjil, pihaknya mengklarifikasi kepala pihak EO, namun mendapat respon kurang baik. Bahkan cenderung menantang.

"Kami sudah rutin menggelar kegiatan bazar takjil, kami takut disalahkan bagian keamanan jika ada hal-hal lain terjadi di area bazar karena ini masih tanggungjawab kami yang telah diberi ijin," terangnya.

Pihaknya justru akan menyambut baik jika ada pihak yang ikut serta berkolaborasi dg panitia untuk meramaikan kegiatan bazar takjil. Tentu dengan pertimbangan dan mematuhi keamanan saat berkegiatan.

"Minimal ada pemberitahuan kepada panitia pasti kami akomodir. Jangan main serobot begitu saja," pungkasnya. (za/dry)

Editor : Hendriyanto
#bangkalan #Ngabuburit Heppiii #bazar takjil #djarum #radar madura