Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Polisi Selidiki Keterlibatan Pelaku Lain Kasus Pembacokan di Rumah Kos

Amin Basiri • Rabu, 4 Februari 2026 | 09:42 WIB
MILIK PELAKU: Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi menunjukkan sajam jenis celurit milik pelaku Rabu (21/1).
MILIK PELAKU: Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi menunjukkan sajam jenis celurit milik pelaku Rabu (21/1).

BANGKALAN, RadarMadura.id - Satreskrim Polres Bangkalan baru meringkus satu orang pelaku pembacokan di sebuah rumah indekos di Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Selasa (20/1).

Saat ini penyidik masih menyelidiki keterlibatan pelaku lain dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka berat.

Salam yang menjadi korban dalam kasus itu baru bisa dimintai keterangan atas insiden yang dialami.

Sebab, pasca kejadian, korban masih perlu mendapatkan perawatan secara intensif.

Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama menyatakan, korban dan dua orang saksi lainnya sudah diperiksa dan dimintai keterangan.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan apakah ada keterlibatan pelaku lain dalam aksi pembacokan terhadap Salam.

Sementara pelaku Fauzi mengaku melancarkan aksinya seorang diri.

"Masih terus kami kembangkan, apakah keterangan korban ini lengkap atau ada tambahan (terduga pelaku)", ungkapnya.

Agung tidak menjelaskan secara detail tentang hasil pemeriksaan terhadap korban Salam. Terutama soal keterlibatan pelaku lain dalam perkara pembacokan yang terjadi pada Selasa (20/1).

Dia menyebut, penyidik tidak menyampaikan secara detail hasil pemeriksaan korban.

"Tidak disebutkan secara detail oleh penyidik. Yang jelas korban sudah dimintai keterangan", katanya.

Kasus pembacokan yang terjadi di sebuah rumah indekos di Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, itu dilatarbelakangi motif asmara.

Korban memiliki hubungan asmara dengan Mahmudah, istri pelaku.

Hubungan antara keduanya terungkap setelah Bekiyah, yang merupakan istri pelaku, meminta kejelasan soal hubungan keduanya kepada Mahmudah.

Setelah didesak akhirnya Mahmudah mengakui jika memiliki hubungan dengan korban.

Bekiyah sempat meminta agar Mahmudah tidak memberi tahu pelaku soal hubungan keduanya.

Namun sayang, suami Mahmudah sudah mengetahuinya dan sekitar pukul 11.00 dia datang dengan temannya membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit.

Pelaku masuk ke kamar indekos korban dan langsung membacoknya. (za/jup) 

Editor : Amin Basiri
#bangkalan #pembacokan #kasus #asmara