Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Korban Pencabulan Oknum Lora di Bangkalan Dikembalikan Orang Misterius di Akses Jalan Suramadu

Hendriyanto • Selasa, 27 Januari 2026 | 12:42 WIB

Direktur Muslimah Humanis Indonesia (MHI) Mutmainnah
Direktur Muslimah Humanis Indonesia (MHI) Mutmainnah

BANGKALAN, RadarMadura.id – Keluarga N, korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan oknum lora di Kecamatan Galis, Bangkalan akhirnya bisa bernapas lega setelah korban ditemukan dan dipulangkan.

Meski demikian, keluarga masih menyimpan tanda tanya karena korban dikembalikan oleh sosok misterius yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (26/1) sekitar pukul 10.00 WIB. Paman korban, H. Syahid, menerima panggilan telepon dari seseorang yang tidak dikenal.

Nomor telepon yang menghubungi bersifat privat dan penelepon tersebut tidak menyebutkan identitasnya.

Orang misterius itu menanyakan kepada Syahid apakah benar dirinya merupakan keluarga korban kekerasan seksual di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Galis.
Setelah itu, penelepon meminta Syahid untuk menjemput korban di sebuah masjid yang berada di akses Jembatan Suramadu.

“Karena Aba Syahid khawatir ini hanya jebakan, dia mengajak orang tua korban untuk bersama-sama ke lokasi yang dimaksud,” ujar Direktur Muslimah Humanis Indonesia (MHI), Mutmainnah.

Baca Juga: Kemenag Bangkalan Tunggu Kasus Inkrah, Pencabutan Izin Operasional Ponpes Tidak Serta-merta, Terkait Kasus Pencabulan Oknum Lora

Syahid bersama orang tua korban kemudian segera menuju lokasi yang disebutkan oleh penelepon tersebut. Setibanya di lokasi, keluarga mendapati N berada sendirian di depan masjid, tepatnya di bawah sebuah pohon.

Keluarga kemudian membawa korban pulang ke rumahnya untuk mendapatkan perlindungan dan pemulihan.

“Korban sudah pulang ke rumahnya dan saya pesan untuk tidak ditanya-tanya dulu, biarkan korban tenang dulu,” katanya.

Mutmainnah menyebutkan, korban diantar oleh sosok misterius yang enggan bertemu secara langsung dengan keluarga korban.
Orang yang menghubungi paman N itu hanya meminta agar keluarga segera menjemput korban di bawah pohon, di depan masjid di akses Jembatan Suramadu.

“Korban diantar oleh orang misterius karena saat diajak ketemu langsung oleh keluarga korban orang itu tidak mau,” tandasnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama sebelumnya belum merespons saat dihubungi melalui telepon WhatsApp.

Baca Juga: Cegah Penculikan, Polisi Ajak Guru dan Orang Tua Awasi Pelajar

Namun, Ipda Agung Intama kemudian membenarkan bahwa korban telah ditemukan.

Pihak kepolisian masih belum dapat memastikan siapa pihak yang mengantarkan korban tersebut dan saat ini penyidik Satreskrim Polres Bangkalan masih melakukan pendalaman.

“Korban belum bisa kami mintai keterangan sekarang khawatir psikologinya terganggu,” ujarnya. (za/dry)

Editor : Hendriyanto
#suramadu #bangkalan #Lora #kasus asusila #kecamatan galis