BANGKALAN, RadarMadura.id – Upaya menanamkan nilai kesetaraan dan saling menghargai sejak usia sekolah terus dilakukan oleh mahasiswa UTM. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi gender yang digelar di SMK Negeri 2 Bangkalan, Jumat (19/12)
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep gender, kesetaraan, serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas diskriminasi.
Sosialisasi diikuti siswa-siswi SMKN 2 Bangkalan dengan antusias. Peserta diberikan pemahaman mengenai perbedaan gender dan jenis kelamin, serta bagaimana konstruksi sosial dapat memengaruhi perilaku dan relasi sosial di lingkungan sekolah.
Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan, diskusi, dan sesi tanya jawab. Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak mengenali berbagai bentuk stereotip gender yang masih sering dijumpai, termasuk pembagian peran antara laki-laki dan perempuan.
Selain itu, siswa juga diberikan contoh konkret terkait pentingnya menciptakan ruang aman dan setara bagi seluruh warga sekolah. Diskusi berlangsung aktif dengan melibatkan pengalaman sehari-hari siswa.
Tim pengabdian menyampaikan bahwa sosialisasi gender menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran generasi muda agar mampu bersikap adil, inklusif, dan menghargai perbedaan.
Pihak SMKN 2 Bangkalan menyambut baik kegiatan tersebut. Menurut pihak sekolah, edukasi gender sangat relevan untuk membentuk karakter siswa, meningkatkan empati, serta mencegah potensi diskriminasi di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami konsep kesetaraan gender, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat. (*/dry)
Editor : Hendriyanto