BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pasca meresmikan gedung baru Samsat Bangkalan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bergeser ke Desa Martajasah, Kecamatan Kota Bangkalan.
Tujuannya, untuk memantau langsung program pasar murah kepada masyarakat menjelang Natal dan tahun baru (Nataru). Gubernur ingin memastikan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik.
Menurut Khofifah, pemerintah memiliki tugas untuk memenuhi kebutuhan logistik masyarakat, terutama dalam melakukan stabilisasi harga sembako.
Selain di Bangkalan, program pasar murah juga diadakan di beberapa kabupaten/kota lainnya di Jatim.
”Hari ini di Bangkalan, besok insyaallah di Kabupaten Lumajang. Nanti semua kabupaten/kota,” ujarnnya.
Dia memastikan, harga produk yang dijual dalam program pasar murah yang diselenggarakan oleh pemprov dan juga Pemkab Bangkalan lebih murah dari pasar tradisional.
”Saya mengimbau untuk tidak mengadakan pasar murah di dekat pasar tradisional. Pasar murah ini bukan kompetitor pasar tradisional, pemerintah hanya ingin memastikan kebutuhan masyarakat terjangkau dan terpenuhi,” paparnya. (za/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti