Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Komisi I Minta Dishub Penuhi Separuh PAD

Amin Basiri • Selasa, 9 Desember 2025 | 22:42 WIB
TIDAK CAPAI TARGET: Kendaraan roda empat tampak di parkir di jalan KH. Moh. Kholil Bangkalan, Senin (8/12).
TIDAK CAPAI TARGET: Kendaraan roda empat tampak di parkir di jalan KH. Moh. Kholil Bangkalan, Senin (8/12).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Target pendapatan asli daerah (PAD) yang dibebankan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan terancam tidak tercapai tahun ini.

Dari total target Rp 1,7 miliar, dinas terkait baru mampu mengumpulkan Rp 148 juta. Capaian tersebut dinilai sangat jauh dari angka yang telah disepakati.

Ketua Komisi I DPRD Bangkalan Fadhurrosi menyampaikan, sejak awal pihaknya telah berulang kali mengingatkan mitra kerjanya itu agar memantau pelaksanaan penarikan retribusi parkir di lapangan.

Tujuannya, mencegah kebocoran PAD dan meminimalisir tindakan juru parkir (jukir) nakal.

”Sejak awal sudah kami ingatkan Dishub, tapi sepertinya masukan kami tidak pernah dilaksanakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menilai capaian PAD parkir yang hanya Rp 148 juta tersebut menjadi bukti bahwa Dishub tidak becus bekerja.

Menurutnya, jika instansi terkait bekerja serius, capaian PAD dari sektor parkir paling tidak bisa menembus angka Rp 1 miliar dalam setahun.

Minimnya pengawasan dinilai memberi peluang bagi jukir nakal untuk bermain.

”Seandainya benar-benar diawasi secara ketat oleh Dishub, capaian PAD sektor parkir pasti tinggi,” imbuhnya.

Politikus Partai Demokrat itu meminta Dishub Bangkalan meningkatkan capaian PAD tersebut.

Setidaknya sebelum tutup tahun, PAD sektor parkir dapat mencapai Rp 500 juta hingga Rp 700 juta, atau separuh dari target.

Sementara itu, Kepala Dishub Bangkalan Akhmad Roniyun Hamid mengaku tidak memungkinkan untuk memenuhi target PAD dari retribusi parkir konvensional tersebut.

Dia menyebutkan, kenaikan capaian PAD menjelang akhir tahun kemungkinan hanya sekitar Rp 50 juta. 

”Mungkin kami bisa menambah Rp 50 juta sehingga capaian keseluruhan berada di angka Rp 200 juta,” tandasnya. (za/han)

Editor : Amin Basiri