BANGKALAN, RadarMadura.id – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berupa sepeda motor di Masjid Darussalam, Perumnas, Kamal, hingga saat ini belum terungkap.
Polisi mengaku kesulitan mengungkap identitas para pelaku. Sebab, kehilangan jejak setelah menyisir sejumlah closed circuit television (CCTV).
Tiga pria yang berhasil menggondol dua sepeda motor Honda Beat milik warga setempat diduga kuat bukan warga Perumnas, Kamal.
Sementara berdasar informasi yang beredar di tengah-tengah masyarakat, para pelaku kabur ke wilayah utara.
Kanitreskrim Polsek Kamal Aiptu Sukarno mengatakan, institusinya bekerjasama dengan Satreskrim Polres Bangkalan untuk mempercepat pengungkapan kasus. Belum ada perkembangan Mas.
Saat ini kami masih terus melakukan pencarian. Dugaan kami, para pelaku bukan orang Perumnas, Kamal, ungkapnya.
Dijelaskan, para pelaku kabur membawa dua sepeda motor Honda Beat nopol M 3752 HZ milik Suhiarto, dan sepeda motor nopol M 2014 BO milik Mohammad Dali.
Setelah dilakukan penyisiran, polisi tidak bisa optimal karena CCTV yang terpasang di wilayah tersebut masih minim.
Para pelaku kabur ke utara. Kami kehilangan jejak karena tidak ada CCTV yang terpasang di daerah tersebut, katanya.
Kendati demikian, Sukarno komitmen akan terus melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku kasus curanmor tersebut.
Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk segera menangkap para pelaku. Semoga para pelaku bisa segera ditangkap, janjinya.
Abdul Kholik selaku ketua takmir Masjid Darussalam sebelumnya menyatakan, semula komplotan maling mengincar sepeda Honda Vario 150 yang posisinya berada di dekat tiang halaman masjid sebelah utara.
Namun, karena cukup sulit, pelaku akhirnya mengincar sepeda motor yang lain. ”Aksi ini terjadi saat jamaah sedang salat Subuh, ucapnya. (za/yan)
Editor : Amin Basiri