Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kecewa, Penghuni Griya Anugerah Bangkalan Corat-coret Tembok dan Ancam Mogok Bayar Angsuran

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 18 November 2025 | 14:07 WIB
DIDUGA BERMASALAH: Pemotor melintas di depan pintu masuk Perumahan Griya Anugerah Bangkalan Senin (17/11). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)
DIDUGA BERMASALAH: Pemotor melintas di depan pintu masuk Perumahan Griya Anugerah Bangkalan Senin (17/11). (ZEINAL ABIDIN/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Warga Griya Anugerah Bangkalan melakukan protes dengan mencorat-coret tembok perumahan dan membentangkan spanduk berukuran jumbo sebagai bentuk kekecewaan atas ketidakjelasan sertifikat hak milik mereka sebagai debitur.

Warga menuntut pihak developer dan BTN Bangkalan bertanggung jawab atas tanah yang mereka tempati, yang diduga milik Perum Perhutani. Beberapa tulisan di tembok yang menuntut pihak developer dan BTN Bangkalan bertanggung jawab, seperti ”Perumahan bodong namanya kalau tanpa sertifikat” dan ”Selesaikan tanggung jawab”.

Agung Widianto, warga setempat, mengatakan bahwa desas-desus soal status lahan yang masuk wilayah Perum Perhutani mulai mencuat dalam beberapa tahun terakhir. Kecurigaan itu menguat setelah beberapa nasabah dipersulit untuk melihat langsung sertifikat induk yang ada di BTN Bangkalan.

”Kami dipersulit untuk melakukan balik nama sertifikat atas nama kami sendiri,” ucapnya.

Warga telah berkali-kali menanyakan hal itu ke BTN Bangkalan, namun janji sertifikat atas nama nasabah belum terealisasi. Sebagai bentuk kekecewaan, warga corat-coret tembok Griya Anugerah dan membentangkan spanduk bertuliskan surat terbuka untuk PT Golden Mirin dan Bank BTN Bangkalan.

Mereka juga mengancam akan mogok membayar angsuran jika tidak mendapatkan SHM.

”Kami sepakat untuk mogok bayar angsuran jika SHM tidak dikeluarkan,” bebernya.

Branch Manager BTN KC Bangkalan M. Rusly belum bisa dimintai keterangan terkait status sertifikat di Griya Anugerah. Sebab, saat dihubungi koran ini soal status sertifikat di Perumahan Griya Anugerah, yang bersangkutan tidak merespons. (za/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Griya Anugerah #perumahan #protes #bentuk kekecewaan #PT Golden Mirin #perum perhutani #surat terbuka #BTN Bangkalan #tembok #corat-coret #sertifikat #shm