BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan melakukan pengadaan truk dan kontainer sampah.
Total anggaran yang dihabiskan mencapai miliaran.
Meski demikian, sebarannya belum merata di semua pasar.
Kepala Diskop Umdag Bangkalan Moh. Rasuli menyampaikan, belanja pengadaan prasarana sampah untuk pasar sudah selesai.
Tahun ini, pengadaan arm roll senilai Rp 615 juta dan kontainer sampah sebesar Rp 500 juta.
Pengadaannya sudah selesai sebelum saya di sini (menjabat), katanya kemarin (4/11).
Mantan Kabag Organisasi itu menuturkan, dua jenis prasarana sampah itu sudah dimanfaatkan.
Arm roll ditempatkan di pasar daerah utara untuk mengangkut sampah di wilayah Bangkalan, Bancaran, Arosbaya, Klampis, Sepulu, dan Tanjungbumi.
Untuk pasar wilayah timur sudah ada dengan armada truk yang lama meskipun sudah tidak sehat, tuturnya.
Kabid Perdagangan Diskop Umdag Bangkalan Reza Ala Fatahillah menambahkan, tahun ini pihaknya belanja 10 kontainer sampah yang disebar ke 10 pasar tradisional.
Di antaranya Pasar Petemon, Blega, Galis, Sepuluh, Tanjung Bumi, Klampis, KLD, Bancaran, serta di Pasar Lomaer.
Untuk pasar yang lain masih ada, meskipun bolong-bolong tetap digunakan, sambung
Idealnya, jumlah kontainer di setiap pasar ada dua unit.
Sebab, tonase sampah di pasar tidak cukup ditampung pada satu kontainer.
Sejauh ini, mayoritas pasar hanya memiliki satu kontainer.
Terkadang banyak dari sampah rumah tangga yang dibuang di pasar.
Jadi, jika ada dua kontainer bisa bergantian, paparnya.
Menurut Reza, semua sampah dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA) sementara.
Pihaknya berharap sampah bisa dikelola di tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS 3R).
Untuk pengadaan kontainer berikutnya, kami perlu melihat anggaran. Sebab dananya tidak ada, pungkasnya. (ay/bil)
Editor : Amin Basiri