Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Mahasiswa Palacky University Olomouc Racik dan Cicipi Jamu Madura di UTM

Hendriyanto • Jumat, 5 September 2025 | 03:30 WIB

JAMU TRADISIONAL: Mahasiswa Palacky University Olomouch Ceko belajar meracik jamu tradisional Madura.
JAMU TRADISIONAL: Mahasiswa Palacky University Olomouch Ceko belajar meracik jamu tradisional Madura.

BANGKALAN, RadarMadura.id – Mahasiswa Palacky University Olomouc, Republik Ceko, belajar langsung tentang budaya Madura di Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Salah satunya meracik hingga mencicipi jamu tradisional Madura.

Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama Program Pascasarjana UTM dan International Relation Office (IRO). Belasan mahasiswa asing tersebut mengikuti kegiatan budaya dan akademik interaktif bertajuk “Madura Herbal Drink: From Garden to the Glass.”

Acara yang melibatkan lima program studi Fakultas Pertanian UTM ini dikemas dalam bentuk international short course berbasis game-based learning. Peserta diajak mengenal, meracik, hingga mencicipi jamu Madura.

Kegiatan menghadirkan lima pemateri dari Pascasarjana UTM serta Prodi PSDA, TIP, Agroteknologi, dan Agribisnis. Fokusnya menyoroti kekayaan tradisi jamu Madura dan minuman herbal Indonesia yang telah digunakan turun-temurun sebagai penunjang kesehatan.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang mencicipi minuman herbal, tapi juga tentang menghargai sumber daya alam, kearifan lokal, dan keberlanjutan,” ujar Setiani, dosen Magister Manajemen Sumber Daya Alam UTM.

Baca Juga: UTM Bersama Pemkab Bangkalan Lepas Pemenang Hadiah Paket Umroh

Mahasiswa asing juga dikenalkan dengan bahan jamu yang mudah ditemukan di kebun masyarakat Madura, seperti jahe, kunyit, kencur, lengkuas, asam jawa, dan sinom muda.

Mereka bahkan mempraktikkan pembuatan jamu sinom dari bahan mentah hingga siap konsumsi, lalu mencicipi empat jamu populer: sinom, kunyit asam, temulawak, dan beras kencur.

Empat jamu tradisional itu dipercaya memiliki manfaat berbeda. Sinom menyegarkan dan baik untuk pencernaan, kunyit asam kaya antioksidan, temulawak mendukung fungsi hati dan metabolisme, sementara beras kencur meningkatkan stamina.

Melalui survei rasa berbasis skala Likert, jamu sinom menjadi minuman favorit para peserta.

Kegiatan ini membuka ruang dialog lintas budaya antara mahasiswa Indonesia dan Ceko. Mereka tidak hanya belajar meracik jamu, tetapi juga memahami peran kebun rumah tradisional Madura dalam ketahanan pangan, kesehatan, dan ekonomi lokal.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Goes to Campus di UTM, Perkuat Literasi Jaminan Sosial Kesehatan

Ketua IRO UTM Imron Wakhid Haris menegaskan, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin untuk mendukung program world class university.

Direktur Pascasarjana UTM, Prof. Dr. Bambang Haryadi, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mempromosikan potensi hayati Madura ke dunia.

“Kami konsisten dan berkomitmen menduniakan potensi sumber daya hayati Madura,” tegasnya. (za/dry)

Editor : Hendriyanto
#bangkalan #utm #ceko #Mahasiswa Pertukaran Pelajar #jamu Madura #universitas trunojoyo madura