Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bupati Bangkalan Lukman Hakim Lantik Tujuh Pejabat Mengisi Kekosongan Jabatan Eselon II

Amin Basiri • Kamis, 21 Agustus 2025 | 18:16 WIB
BERI UCAPAN SELAMAT: Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersalaman dengan sekkab Ismet Effendi setelah menjalani presesi pelantikan di Pendopo Agung .
BERI UCAPAN SELAMAT: Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersalaman dengan sekkab Ismet Effendi setelah menjalani presesi pelantikan di Pendopo Agung .

BANGKALAN, RadarMadura.id – Kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkurang.

Itu terjadi setelah Bupati Bangkalan Lukman Hakim melantik tujuh pejabat eselon II di Pendopo Agung, kemarin (20/8).

Mereka terdiri atas enam kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan satu sekretaris kabupaten (Sekkab). Pejabat yang dipercaya menjadi Sekkab Bangkalan adalah Ismet Effendi.

Lalu, Abdul Aziz dipercaya menjadi kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD). Kemudian, Mohammad Rasuli didapuk sebagai kepala dinas perdagangan koperasi dan usaha mikro (diskop UM).

Selanjutnya, Jemmi Tri Sukmana dipercaya menjadi kepala dinas perindustrian dan ketenagakerjaan (disperinaker). Berikutnya, Moh. Hasbullah diamanahi jabatan sebagai kepala satpol PP.

Pejabat yang dipromosikan selanjutnya adalah Muh. Zainul Qomar. Dia dipercaya menjadi kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD).

Terakhir, Zainal Alim dipromosikan sebagai kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan, pengisian tujuh jabatan strategis sudah lama diproses.

Namun, mereka baru bisa dilantik setelah mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
”Selamat kepada pejabat yang baru dilantik,” ujarnya kemarin.

Pejabat yang dipercaya menduduki jabatan strategis dipilih melalui proses seleksi yang ketat dan transparan.

Maka, pajabat yang dipilih merupakan orang-orang paling baik di antaranya yang terbaik.

”Jadi yang kami pilih bukan berdasarkan suka dan tidak suka. Tetapi berdasarkan kualitas dan kapasitas,” imbuhnya

Lukman berpesan, pejabat yang baru dilantik segera membangun komunikasi dan kolaborasi di tempat tugasnya yang baru.

Dengan begitu, mereka bisa melaksanakan tugas dengan baik. Serta harus bisa mengoptimalkan layanan masyarakat.

”Kami minta kepala dinas yang baru dilantik harus menciptakan inovasi. Minimal satu inovasi yang bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya. (jup)

Editor : Amin Basiri
#bangkalan #pejabat #bupati bangkalan