Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Peminat Bantuan Modal Usaha IKM Disperinaker Bangkalan Turun Dibanding Tahun Kemarin

Amin Basiri • Rabu, 6 Agustus 2025 | 16:14 WIB
KREATIF: Darmayanti, pelaku IKM batik asal Tanjungbumi ikut pameran acara peluncuran Koperasi Merah Putih di Gedung Rato Ebu Bangkalan, Rabu (16/7).
KREATIF: Darmayanti, pelaku IKM batik asal Tanjungbumi ikut pameran acara peluncuran Koperasi Merah Putih di Gedung Rato Ebu Bangkalan, Rabu (16/7).

BANGKALAN, RadarMadura.id– Program bantuan modal usaha (BMU) untuk industri kecil menengah (IKM) kembali dianggarkan.

Namun, peminat program yang melekat di Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Bangkalan ini berkurang dibandingkan tahun 2024.

Buktinya, jumlah IKM yang mendaftar BMU 2025 hanya 394. Padahal, pada 2024 pendaftarnya mencapai 504 IKM.

Karena itu, anggaran yang disiapkan berpotensi tidak terserap semua. Sebab, anggaran yang disiapkan dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) mencapai Rp 4.290.546.000.

”Ini program bagus, kami sangat mengapresiasi karena banyak sekali pelaku IKM yang membutuhkan bantuan,” kata Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Khotib Marzuki kemarin (5/8).

Namun, dia menyayangkan karena jumlah IKM yang mendaftar tahun ini lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Sehingga, ada potensi anggaran yang disiapkan untuk program peningkatan ekonomi ini tidak terserap maksimal. Kondisi tersebut mengacu pada realisasi BMU tahun lalu.

”Tahun lalu tidak terserap secara keseluruhan. Justru yang sekarang lebih rendah lagi yang daftar. Program sebagus ini mestinya dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku usaha,” tuturnya.

Khotib mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan Disperinaker Bangkalan untuk mencari solusi minimnya pendaftar BMU.

Menurutnya, ada dua faktor utama. Yaitu, pelaku IKM terkendala persyaratan dan minimnya pengetahuan untuk mendaftar secara online.

”Kendala ini seolah remeh, tapi justru mendasar dan menjadi temuan saat rapat. Kami menekankan, pada tahun selanjutnya, pemerintah lebih maksimal dan gencar dalam melakukan sosialisasi kepada pelaku IKM,” tegasnya.

Kabid Industri Non Agro Disperinaker Bangkalan Ninik Anggraini menyebutkan, penyaluran BMU tahap verifikasi dokumen.

Langkah ini dilakukan untuk mengecek kesesuaian dokumen yang diserahkan dan di-upload saat pendaftaran online.

”Dari 394 IKM yang melakukan pendaftaran secara online, semua menyerahkan dokumen. Nanti kami akan informasikan untuk tahap selanjutnya,” pungkasnya. (lil/bil)

Editor : Amin Basiri
#bangkalan #Disperinaker #BMU