Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggaran UHC Bangkalan Menipis, Pemkab Tambah Alokasi dari DBHCHT

Amin Basiri • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 16:22 WIB
FASILITAS KESEHATAN: Warga Bangkalan mengakses layanan kesehatan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Jumat (01/07).
FASILITAS KESEHATAN: Warga Bangkalan mengakses layanan kesehatan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Jumat (01/07).

BANGKALAN, Radar Madura.id -   Alokasi anggaran program universal health coverage (UHC) di Kabupaten Bangkalan diprediksi hanya cukup untuk membayar iuran sampai September.

Sebab, anggaran yang disediakan hanya Rp 55 miliar dan Rp 7 miliar diantaranya untuk mebayar utang tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan Ahmad Hafid mengatakan, rencana penambahan anggaran masih dalam proses penghitungan ulang. Sebab, dua bulan terakhir terdeteksi ada tren penurunan kepesertaan.

Masih dalam proses penghitungan ulang untuk pagu 2025 oleh TAPD. Sebab, mulai Juni dan Juli terdeteksi ada tren penurunan klaim pembayaran iuran PBID JKN KIS, kata Hafid.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Nur Hotibah mengeklaim alokasi anggaran untuk UHC 2025 di Kota Salak sudah mendapat tambahan.

Dengan demikian, iuran bulanan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan aman hingga akhir tahun.

Untuk 2025, anggaran UHC kan Rp 55 miliar, terus sekarang ada tambahan lagi dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT), kurang lebih Rp 9 miliar, tegasnya.

Hotibah optimistis uang yang disiapkan pemkab untuk program kesehatan gratis itu dapat memenuhi iuran hingga Desember 2025.

Selain ada tambahan, juga terdapat penurunan tagihan bulanan setelah dikeluarkan peraturan bupati (perbup) terkait UHC di Bangkalan.

Kalau yang Januari sampai Mei itu tagihannya mencapai Rp 5,5 miliar. Tapi, setelah ada perbup, pada Juni dan Juli ada penurunan menjadi sekitar Rp 3,2 miliar, pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri
#bangkalan #DBHCHT #UHC