BANGKALAN, RadarMadura.id – Rencana Universitas Trunojoyo Madura (UTM) untuk membuka Fakultas Kedokteran (FK) makin matang. Berbagai dokumen administrasi, sarana dan prasarana untuk membuka FK telah dipenuhi.
Rektor UTM Prof Dr Safi memaparkan, di usia UTM yang ke-24 banyak capaian positif. Indikasinya, banyak program studi (prodi) di kampus terbesar di Madura itu memiliki standar yang cukup baik. Bahkan, ada sepuluh prodi yang sudah terakreditasi unggul.
”Sisanya sangat baik dan institusinya juga alhamdulillah mendapatkan akreditasi unggul.” ujarnya.
UTM terus berekspansi dengan membuka tiga prodi baru. Yakni, prodi magister pendidikan dasar. Kemudian, di tingkat doktoral, UTM membuka prodi pengelolaan sumber daya air (PSDA) dan ilmu manajemen.
”Tahun ini ada tiga tambahan program studi yang sudah final, sementara untuk yang lain masih terus berproses.” paparnya.
Orang nomor satu di UTM itu menambahkan, persiapan yang dilakukan untuk membuka FK sudah tuntas. Bahkan, sudah disampaikan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
UTM juga mendapat bimbingan teknis dari Kemendiktisaintek untuk memenuhi berbagai kebutuhan untuk membuka FK. ”Sambung doanya semoga tahun ini Fakultas Kedokteran sudah bisa dibuka,” tutur pakar Hukum Tata Negara itu.
Mantan dekan Fakultas Hukum UTM itu menambahkan, lembaganya telah banyak melahirkan riset dan inovasi berkaitan dengan potensi Pulau Garam. Antara lain, tentang garam, jagung, dan biogas,
”Itu sebagai kontribusi UTM terhadap potensi lokal yang dimiliki Madura,” tutupnya. (za/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti