BANGKALAN, RadarMadura.id – Sebanyak 93.026 warga Bangkalan menerima bantuan pangan (banpang) beras dari pemerintah pusat. Namun, bantuan itu tidak terealisasi secara serentak kepada puluhan ribu keluarga penerima manfaat (KPM).
Direktur Perum Bulog Cabang Madura Ahmad Rofi’i menyatakan, penyaluran banpang Pulau Garam dimulai Senin (21/7). Tetapi tidak semua penerima mendapat bantuan secara bersamaan.
”Untuk Bangkalan (penyerahan bantuan dilakukan) di Kecamatan Modung dan beberapa desa di Kecamatan Burneh. Salah satunya di Desa Sobih,” ujarnya.
Bantuan diharapkan bisa memperkuat logistik dan ketahanan pangan di masyarakat. Sedangkan penyerahannya akan dilakukan secara bertahap.
”Penyalurannya bergantian antar satu kecamatan dengan kecamatan lain. Hari ini juga ada proses penyaluran. Jadi sesuai jadwal yang telah dibuat,” sebutnya.
Setiap bulan penerima bantuan pangan (PBP) akan mendapatkan 10 kilogram beras. Namun, setiap penerima akan langsung mendapat bantuan 20 kilogram.
”Sementara yang diperintahkan Bapanas kepada Perum Bulog bantuannya untuk Juni dan Juli,” tegasnya.
Perangkat Desa Sobih mengakui banpang di wilayahnya disalurkan Senin (21/7). Ada 121 warga yang menerima bantuan itu. Masing-masing warga mendapat bantuan beras.
”Tentu sangat membantu bagi masyarakat. Salah satunya bisa meringankan ekonomi mereka. Karena beras yang untuk dimasak sudah tidak usah membeli,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti