BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah pusat kembali menggulirkan program bantuan pangan (banpang). Jumlah penerima bantuan pangan (PBP) di empat kabupaten di Madura sebanyak 411.131 orang.
Dari ratusan ribu penerima banpang di Pulau Garam, PBP di Kabupaten Bangkalan paling sedikit, hanya 93.026 orang. Sementara PBP di Sampang sebanyak 95.759 orang, PBP di Pamekasan 105.109 orang, dan PBP di Sumenep mencapai 117.236 orang.
”Data yang kami terima, merujuk pada data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) yang diperoleh Badan Pangan Nasional (Bapanas),” kata Pemimpin Cabang Perum Bulog Madura Ahmad Rofi’i.
Menurutnya, bantuan pangan beras tahun ini merupakan bagian dari program stimulus ekonomi pemerintah. Tujuannya, mengurangi beban pengeluaran penerima, khususnya bagi masyarakat miskin.
”Juga untuk membantu masyarakat di tengah tekanan inflasi yang terjadi saat ini dan untuk menstabilkan daya beli,” terangnya.
Rofi’i mengaku, penyaluran banpang beras tahun ini akan dilakukan selama dua bulan, yakni Juni dan Juli. Setiap penerima nantinya akan mendapatkan 10 kilogram beras per bulan. Dengan demikian, total banpang yang diterima sebanyak 20 kilogram.
”Disalurkan satu kali. PBP nanti dapat mengambil beras dengan membawa KTP dan undangan yang sudah diserahkan sebelumnya,” ucapnya.
Dijelaskan, program yang sudah diluncurkan pada Jumat (4/7) tersebut belum direalisasikan. Tapi, banpang tersebut dipastikan akan didistribusikan bulan ini. ”Kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak,” tegasnya.
Kepala Dinsos Bangkalan Wibagio Suharta mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak terkait jelang penyaluran banpang. ”Saat penyalurannya nanti, kami hanya membantu tenaga saja,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti