Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Warga Ketengan Sambut Tahun Baru Islam dan Peringati 10 Muharam, Gelar Pawai Lampion dan Pasang Seribu Obor sebagai Hiasan

Hera Marylia Damayanti • Senin, 7 Juli 2025 | 17:27 WIB
SEMARAK: Peserta antusias mengikuti pawai lampion menyambut perayaan 10 Muharam di Jalan Raya Ketengan, Kelurahan Tunjung, Burneh, Bangkalan, Sabtu (5/7) malam. (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
SEMARAK: Peserta antusias mengikuti pawai lampion menyambut perayaan 10 Muharam di Jalan Raya Ketengan, Kelurahan Tunjung, Burneh, Bangkalan, Sabtu (5/7) malam. (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Suasana berbeda terlihat di Jalan Raya Ketengan, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (5/7) malam. Sejak pukul 18.30 masyarakat mulai memadati bahu jalan utama menuju Kota Bangkalan tersebut.

Mereka berjejer rapi untuk menyaksikan pawai lampion yang dilakukan warga Ketengan, Kelurahan Tunjung, dalam rangka peringatan 10 Muharam 1447 Hijriah. Selain dipadati manusia, sepanjang Jalan Ketengan juga dihiasi seribu obor.

Miniatur Kakbah, unta, dan masjid menambah suasana semakin memeriahkan pawai lampion tersebut. Beragam busana islami dikenakan peserta pawai. Kegiatan ini sudah berlangsung tiga tahun, tapi tak semeriah sekarang.

Ketua pelaksana kegiatan Fitria Ningsih menyebut pawai ini merupakan agenda tahunan yang dilakukan warga Kampung Ketengan. Tujuannya, untuk menyambut Tahun Baru Islam dan memperingati malam 10 Muharam.

”Tujuannya, untuk melestarikan tradisi. Pesertanya dari jemaah pengajian Kampung Ketengan,” katanya.

Perempuan yang juga menjabat Ketua Pengajian Nurun Nisa Kampung Ketengan itu menyampaikan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi. Sehingga, hubungan antar warga semakin harmonis dan kompak.

”Alhamdulillah kami selalu kompak dalam berbagai kegiatan apa pun, baik kegiatan keagamaan maupun kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.

Ketua RW 02 Kelurahan Tunjung H Gafur mengutarakan, perayaan Tahun Baru Hijriah dan peringatan malam 10 Muharam sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir. Namun, tahun ini dikemas berbeda dengan tahun sebelumnya.

Gafur mengungkapkan, untuk menambah semarak, peserta pawai tahun ini dibagi menjadi lima kelompok. Kreasi dan inovasi setiap kelompok dilombakan dan yang terbaik akan mendapatkan hadiah.

Photo
Photo

”Tahun kemarin tidak semeriah sekarang. Alhamdulillah tahun ini lebih semarak. Mudah-mudahan ke depan terus memberikan hiburan kepada masyarakat Ketengan dan sekitarnya,” ungkapnya.

Peserta pawai Fakhrun Nisa sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Bersama kelompoknya, perempuan yang baru lulus sekolah menengah pertama (SMP) itu menyiapkan kostum dan hiasan yang ditampilkan saat pawai sejak sore hari.

”Kami memilih konsep ini, mengenakan pakaian serbahitam (abaya dan niqab, Red.) dan membawa miniatur Kakbah agar tampil beda,” paparnya.

Warga Ketengan Siti Romlah mengaku terhibur dengan adanya pawai tersebut. Dia menonton setiap tahun bersama suami dan dua orang anaknya. ”Hitung-hitung hiburan gratis, untuk menyenangkan anak-anak. Semoga rutin digelar setiap tahun,” harapnya. (lil/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#tahun baru islam #ketengan #pawai lampion #obor #10 muharam #burneh #Islami #kota bangkalan