BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas perhubungan (Dishub) Bangkalan berencana menempatkan petugas untuk memantau kinerja juru parkir (jukir).
Tujuannya untuk mengantisiapsi terjadinya penyimpangan jukir nakal. Hal itu akan diterapkan pada saat parkir berlangganan sudah beroperasi.
Kepala Dishub bangkalan Akhmad Roniyun Hamid menyatakan, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dalam penerapan parkir.
Sebab, kinerja jukir selama ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Misalnya bekerja tidak sesuai ketentuan yang telah diarahkan pemerintah daerah.
”Salah satu yang akan kami evaluasi adalah jukir. Kami akan menempatkan petugas untuk memantau kinerja mereka,” ujarnya.
Dia mengutarakan, untuk mengantispasi jukir nakal Dishub berencana untuk menyediakan layanan pengaduan.
Selain itu untuk memantau kinerja jukir juga akan dipasangi CCTV dan pengeras suara, sehingga pada saat jukir melakukan praktek menyimpang bisa langsung dipantau dan ditegur.
”Kami akan pasang CCTV di sepanjang ada titik parkir yang masuk wilayah dishub Bangkalan,” tuturnya.
Di samping itu, pihaknya akan menempatkan satu petugas untuk memantau jukir. Satu petugas akan menatau jukir.
Rencana itu masih akan diterapkan saat parkir berlangganan diterapkan lagi di kota salak.
”Rencana kami begitu. Mungkin tahun depan akan menempatkan petugas di semua titik parkir,” tegasnya.
Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman meminta agar Dishub Bangkalan tegas dalam menyikapi persoalan parkir.
Dia meminta agar memberikan sanksi kepada jukir nakal yang bekerja tidak sesuai dengan ketentuan. Misalnya tidak memberikan karcis kepada pengendara atau pengguna jasa parkir.
”Dishub harus tegas jangan takut kepada jukir nakal. Kalau salah harus disanksi dengan tegas,” pintanya. (za/bil)
Editor : Amin Basiri