BANGKALAN, RadarMadura.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan tidak berharap banyak perihal usulan unit pelaksana teknis (UPT) pemadam kebakaran (damkar) yang berencana menambah armada.
Sebab, usulan tersebut sampai saat ini tak kunjung disetujui lantaran terganjal anggaran.
Sekretaris Satpol PP Bangkalan Muhammad Hasbullah mengatakan, idealnya penambahan armada disesuaikan dengan jumlah UPT.
Setidaknya setara dengan jumlah eks kawedanan di Bangkalan yang tersebar di lima lokasi.
Dia belum bisa memastikan kapan rencana penambahan armada tersebut bisa terealisasi. ”Sebab anggaran terbatas,” katanya.
Menurut dia, selain membutuhkan anggaran yang memadai, penambahan armada juga memerlukan penambahan sumber daya manusia (SDM).
Karena itu, saat ini institusinya harus mengurungkan niat untuk mengajukan penambahan armada. Institusinya memilih fokus memperbaiki armada yang sering bermasalah. ”Membenahi armada yang sering rusak,” ucap Hasbullah.
Dijelaskan, selama ini pelayanan yang diberikan institusinya belum bisa menjangkau kawasan yang ada di kecamatan.
Karena itu, usulan penambahan armada perlu dipertimbangkan untuk mempermudah dan memperluas layanan saat terjadi insiden kebakaran.
”Tahun ini kami hanya diberi tambahan anggaran senilai Rp 50 juta dan digunakan untuk memperbaiki armada yang rusak,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Bangkalan Fadhur Rosi mengaku sudah melihat langsung kondisi armada yang dimiliki satpol PP.
Dia berpendapat, armada yang ada saat ini sudah saatnya diganti. Sebab, sering mogok saat satpol PP melakukan pelayanan kepada masyarakat.
”Wacana penambahan armada sempat dibahas namun belum disetujui,” paparnya. (za/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti