BANGKALAN, RadarMadura.id – Pengerjaan revitalisasi jembatan di ruas jalan nasional di Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, ditunda. Awalnya pergantian akan dilaksanakan Senin (16/6).
Proyek yang dikerjakan CV Tri Surya Jaya itu gagal digelar karena bertepatan dengan jadwal kepulangan jemaah haji. Sehingga, pengerjaan tersebut ditunda dan akan dimulai hari ini (21/6).
”Biar tidak mengganggu. Hari ini pekerjaan dimulai, karena jemaah haji sudah banyak yang pulang,” ujar Taufiq, pelaksana teknis CV Tri Surya Jaya Jumat (20/6).
Pihaknya menyarankan pengguna jalan nasional dari arah Sampang dan menuju Bangkalan atau sebaliknya untuk memilih jalur utara. Dengan demikian, volume kendaraan berkurang dan tidak terjadi macet panjang.
”Soalnya untuk membuat jalur alternatif tidak memungkinkan, karena kondisi dan lahan di lokasi tidak ada,” ujarnya.
Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Diyon Fitrianto menyatakan, pelaksana proyek yang bersumber dari APBN itu sudah berkoordinasi dengan institusinya. Perbaikan jembatan akan menimbulkan gangguan arus lalu lintas, sehingga masyarakat dan pengendara diharapkan bersabar saat melintas.
”Untuk sementara, selama tujuh hari akan dilakukan sistem buka tutup. Separo dulu yang diperbaiki, setelah bisa digunakan, baru lajur satunya,” ungkap Diyon.
Pria berbadan tegap itu mengaku sudah melakukan survei guna pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama pekerjaan proyek berlangsung. Polres Bangkalan juga sudah menyiapkan delapan personel untuk siaga di lokasi.
”Dari lalu lintas ada empat sampai enam personel, ditambah lagi dari polsek setempat dua orang, yang kami siapkan untuk antisipasi,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti