TANJUNGBUMI, RadarMadura.id – Seekor ular piton jenis sanca kembang berukuran besar menggegerkan Markas Polsek Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan.
Reptil sepanjang 6 meter itu ditemukan bertengger di atas plafon ruang tahanan yang sudah lama tidak digunakan. Kejadian tersebut sempat membuat panik anggota polisi serta warga sekitar yang membantu proses evakuasi.
Anggota Polsek Tanjungbumi, Aiptu Kurniawan Eko Purnomo, menjelaskan bahwa penemuan ular tersebut bermula saat salah satu anggota mendapati plafon kamar mandi mengalami keretakan. Ketika diperiksa lebih lanjut, tampak seekor ular besar melingkar di balik plafon.
“Mengetahui hal itu, kami langsung meminta bantuan dari warga untuk membantu evakuasi. Karena ukurannya yang sangat besar, proses penangkapan pun tidak mudah,” ungkap Eko, Sabtu (14/6).
Namun, saat hendak ditangkap, ular tersebut berpindah ke lokasi lain. Tidak berselang lama, plafon di ruang tahanan tiba-tiba jebol dan ular itu terlihat menjuntai ke bawah.
“Plafon ruang tahanan pecah, dan ternyata ular itu berpindah ke sana. Kami langsung mengevakuasinya bersama warga yang masih ada di lokasi,” imbuhnya.
Eko memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, proses evakuasi berlangsung dramatis.
alah satu anggota Polsek Tanjungbumi sempat terjatuh dari tangga akibat terlilit ular saat hendak menangkapnya.
“Anggota kami sempat terjatuh dari tangga karena dililit ular. Prosesnya memang cukup sulit karena ukuran ular yang sangat besar,” jelasnya.
Baca Juga: Kendaraan ODOL Jadi Pemicu Laka, Polres Sampang Komitmen Tindak Sopir jika Beroperasi di Jalan
Hingga berita ini ditulis, ular piton tersebut telah diamankan dan diserahkan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti.
Warga sekitar diminta tetap waspada karena keberadaan ular berukuran besar dikhawatirkan masih ada di sekitar pemukiman. (za)
Editor : Hendriyanto