Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Rangkaian Haji Tuntas, Jemaah Asal Bangkalan Lakukan City Tour

Hera Marylia Damayanti • Sabtu, 14 Juni 2025 | 18:04 WIB
TANAH SUCI: Jemaah haji KBIHU As-Shafa berfoto bersama setelah melaksanakan tawaf ifadah, Selasa (10/6). (KBIHU AS-SHAFA UNTUK JPRM)
TANAH SUCI: Jemaah haji KBIHU As-Shafa berfoto bersama setelah melaksanakan tawaf ifadah, Selasa (10/6). (KBIHU AS-SHAFA UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Jemaah haji asal Bangkalan telah menunaikan rangkaian ibadah haji. Aktivitas yang dilaksanakan sebelum proses pemulangan ke tanah air adalah ziarah atau city tour.

”Jemaah kloter (kelompok terbang) 30 sudah melaksakan tawaf ifadah semua,” ujar Ketua Kloter Adnan Jumat (13/6).

Ziarah dilaksanakan oleh masing-masing kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU). Sebab, tidak ada program khusus yang diagendakan oleh pemerintah Indonesia.

”Jemaah Sub 30 berasal dari empat KBIHU, yang dari Bangkalan ada As-Shafa dan Syaichona. Kemudian, dari Gresik ada dua, KBIHU Annahdlah MWCNU Dukun dan Petro,” ujarnya.

Sementara Ketua Kloter 29 Abdul Wahid Zaini menyatakan, semua jemaahnya dalam kondisi sehat. Semua jemaah telah menuntaskan seluruh rukun wajib haji.

”Untuk KBIHU di kloter 29 terdiri dari sepuluh KBIHU. Empat dari Bangkalan, ada Nurul Hidayah, Al-Gratis, Al-Thof, dan Al-Aziziyah. Sisanya KBIHU Pamekasan, ada Al-Hilal, Al-Khoirot, Al-Hamidi, Al-Syarifaini, dan Miftahul Qulub,” sebutnya.

Ketua KBIHU Al-Thof Imam Tahmidillah memaparkan, setelah pelaksanaan puncak haji, jemaahnya melakukan ziarah ke beberapa tempat bersejarah. Kegiatan tersebut dimulai sejak Rabu (11/6).

”Setelah jemaah selesai melaksanakan rukun dan wajib haji, kami melaksanakan program kegiatan yang jadwalnya sudah kami susun sebelumnya,” kata Imam.

Di hari pertama, jemaah KBIHU Al-Thof mengunjungi Jeddah menggunakan kereta cepat Haramain. Tempat yang dikunjungi antara lain Maqbarah Ibu Hawa, Masjid Qisas, Pasar Corniche, dan ke pantai untuk refreshing.

Para jemaah juga diajak ke Thaif untuk menelusuri jejak perjuangan Nabi Muhammad. Kemudian ziarah makam Abdullah Ibnu Abbas di Masjid Abdullah Ibnu Abbas serta mengunjungi Perpustakaan Abdullah bin Abbas.

”Kami juga ke dua tempat miqat umrah di Thaif, yaitu wadi muhrim dan qarnul manazil. Selanjutnya mampir ke pabrik parfum mawar, menaiki kereta gantung, dan makan bersama,” tuturnya.

Hari ini (14/6) pihaknya bersama jemaah akan melaksanakan umrah dengan mengambil miqat di Masjid Tan’im. Sedangkan umrah miqat dari Hudaibiyah dan Ji’ranah sudah dilaksanakan sebelum puncak haji. Setelah itu, jemaah akan diajak ke Pasar Kakkiyah dan Gua Hira di Jabal Nur.

Sementara pembimbing KBIHU As-Shafa Abdul Mukti memaparkan, ziarah yang memerlukan transportasi baru akan dilakukan hari ini (14/6). Sebab, aturan di Arab Saudi cukup ketat sehingga baru dilaksanakan setelah pelaksanaan haji selesai.

”Baik ke Jabal Nur, Jabal Tsur, Jabal Rahmah, Arafah, Muzdalifah, Mina, dan Jamarat,” tegasnya.

Sedangkan ziarah di sekitar Masjidilharam sudah dilakukan sebelum pelaksanaan puncak haji. Alasannya, tidak membutuhkan alat transportasi. Di antaranya ke Maulid Nabi, Darul Arqam, Masjid Abu Bakar, dan pemakaman Ma’la.

”Ada juga yang namanya Jabal Abu Qubais, itu kami laksanakan sebelum haji. Karena bisa ditempuh dengan jalan kaki pagi-pagi,” pungkasnya. (lil/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#jemaah #ziarah #umrah #miqat #kbihu #wajib haji #city tour