Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Laki-Laki Lebih Banyak Nganggur daripada Perempuan, Bupati Bangkalan Target Tekan TPT hingga 5,34 Persen

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 13 Juni 2025 | 18:14 WIB
KERJA KERAS: Mawes, seorang mekanik di salah satu bengkel otomotif yang terletak di Jalan RE Martadinata Bangkalan sedang memperbaiki sepeda motor warga Kamis (12/6). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
KERJA KERAS: Mawes, seorang mekanik di salah satu bengkel otomotif yang terletak di Jalan RE Martadinata Bangkalan sedang memperbaiki sepeda motor warga Kamis (12/6). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memiliki kewajiban menyediakan akses dan menciptakan lapangan kerja.

Apalagi, jumlah pengangguran di Kota Zikir dan Salawat cukup tinggi, mencapai puluhan ribu orang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bangkalan Insaf Santoso mengatakan, jumlah angkatan kerja per Agustus 2024 di Bangkalan sebanyak 607.130 orang.

Dari ratusan ribu orang tersebut, 32.469 di antaranya berstatus pengangguran.

”Artinya, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mencapai 5,35 persen. Angka tersebut turun 0,83 persen dibanding periode yang sama pada 2023,” katanya.

Menurut dia, TPT laki-laki lebih tinggi daripada TPT perempuan. Perinciannya 5,42 persen berbanding dengan 5,25 persen.

”TPT ini indikator untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap pasar kerja. Arti dari 5,35 persen itu, berarti dari setiap 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar 5 atau 6 yang menganggur,” tuturnya.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menargetkan penurunan pengangguran terbuka berada di angka 5,00 sampai 5,34 persen sepanjang tahun 2025.

Dalam lima tahun pemerintahannya ke depan, ditargetkan bisa turun sampai di angka 2,50 sampai 2,99 persen.

Target tersebut menjadi indikator kinerja utama (IKU) dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Nota penjelasan terhadap RPJMD tersebut telah disampaikan pada rapat paripurna DPRD, Selasa (3/6).

”Tahun ini kami benar-benar fokus untuk pelayanan dan infrastruktur dasar. Harapannya nanti bisa lebih mudah membicarakan pengembangan investasi dan lapangan pekerjaan,” pungkas Insaf Santoso. (lil/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#laki-laki #perempuan #indikator #TPT #lapangan kerja #bps #Menganggur #tingkat pengangguran terbuka #pasar kerja