Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sumber Pendanaan Kopdes di Bangkalan Tak Jelas,  Mayoritas Belum Berbadan Hukum

Amin Basiri • Rabu, 4 Juni 2025 | 18:49 WIB
KOORDINASI: Perwakilan DPMD Bangkalan beserta Forkopimcam Arosbaya membentuk Kopdes Merah Putih di Desa Lajing, Rabu (14/5).
KOORDINASI: Perwakilan DPMD Bangkalan beserta Forkopimcam Arosbaya membentuk Kopdes Merah Putih di Desa Lajing, Rabu (14/5).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Bangkalan rampung.

Namun, belum ada satu pun yang beroperasi. Sebab, sumber anggaran yang akan digunakan untuk menjalankan unit usaha kopdes belum jelas.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan Ismet Effendi memaparkan, Kopdes Merah Putih sudah terbentuk di semua desa. Meski begitu, sebagian besar kopdes belum berbadan hukum.

”Yang sudah berbadan hukum masih sekitar 100 kopdes,” ujarnya kemarin (3/6).
Pembentukan kopdes memang ditarget rampung bulan ini.

Sebab, program pemerintah pusat itu rencananya akan diluncurkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto Juli mendatang. Sementara pendanaan untuk kopdes masih buram.

”Tugas kami hanya membentuk, mengenai dana yang akan digunakan, masih menunggu petunjuk lanjutan. Mungkin setelah launching baru ada kejelasan,” imbuhnya.

Mantan kepala Bapenda Bangkalan itu menambahkan, saat ini pihaknya fokus mendorong pengurus kopdes untuk mengurus legalitas pendirian, seperti akta notaris. Sehingga, kopdes yang dibentuk dapat memenuhi syarat administratif.

”Dokumen pendirian kopdes ini masih terus berproses, kemungkinan bulan ini sudah selesai,” katanya.

Ketua Komisi I DPRD Bangkalan Fadhurrosi menyatakan, pembentukan kopdes menjadi tanggung jawab baru bagi seluruh pemerintah desa (pemdes).

Meskipun, tata pengelolaannya belum jelas. Semua itu akibat dipaksakannya program tersebut.

”Intinya pemerintah terlalu memaksakan kebijakan baru ini, dan terkesan belum matang,” ujarnya. (za/jup)

Editor : Amin Basiri
#bangkalan #Kopdes #dpmd