LABANG, RadarMadura.id – Petugas Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Madura berhasil memberhentikan mobil boks bermuatan rokok diduga ilegal.
Mobil bernomor polisi (nopol) W 8188 DU itu dikabarkan akan mengirim rokok ke daerah Surabaya.
Petugas Bea Cukai berhasil memberhentikan mobil berwarna hitam tersebut di akses Suramadu kemarin (7/5) sekitar pukul 11.00.
Namun, saat mobil boks itu hendak diperiksa, tiba-tiba ada mobil Toyota Innova berwarna hitam datang dan menghampiri petugas KPPBC TMP C Madura.
Humas KPPBC TMP C Madura Megatruh Yoga Brata membenarkan insiden tersebut. Dikatakan, mobil tersebut diberhentikan jajarannya setelah melakukan pengintaian. ”Setiba di akses Jembatan Suramadu, mobil tersebut lalu diberhentikan,” ujarnya.
Menurut dia, saat dilakukan pemeriksaan muatan, tiba-tiba ada mobil Toyota Innova menghampiri petugas KPPBC TMP C Madura.
”Tapi, seorang laki-laki berbaju putih dan berambut gondrong yang mengaku oknum anggota Polrestabes Surabaya itu mencoba mengintervensi petugas Bea Cukai,” paparnya.
Petugas KPPBC TMP C Madura dan oknum yang mengaku anggota Polrestabes Surabaya tersebut pun adu mulut dan sempat saling dorong.
Bahkan, oknum anggota Polrestabes Surabaya tersebut minta sopir boks melanjutkan perjalanan ke arah Surabaya.
”Oknum yang mengaku anggota Polrestabes Surabaya itu memaksa dan menyuruh sopir jalan,” imbuhnya.
Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kasatintelkam Polrestabes Surabaya AKBP Edi Hartono saat dihubungi koran ini membenarkan bahwa pria berkemeja putih dan bercelana hitam yang terekam kamera tersebut adalah anggotanya.
”Benar (yang bersangkutan anggota Satintelkam Polrestabes Surabaya). Saat ini, yang bersangkutan sedang diperiksa,” tuturnya singkat. (za/yan)
Editor : Achmad Andrian F