SOCAH, RadarMadura.id – Pedagang Pasar Socah dihebohkan dengan aksi pencopetan yang dilakukan oleh ema-emak.
Aksi penjabretan itu berhasil digagalkan setelah aksi Nurhayati, 46, warga Desa/Kecamatan Arosbaya dilihat pedagang.
Korban pencopetan Joko Mulyo, warga Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal, mengatakan, uangnya senilai Rp 8.511.000 nyaris lenyap dibawa kabur Nurhayati.
Untungnya, seseorang memberi tahu tas hitamnya dibawa kabur oleh perempuan yang mengenakan baju merah kombinasi hitam dan berkerudung abu-abu.
”Saya memang kurang konsentrasi mengawasi gerak-gerik pembeli. Apalagi, suasana pasar saat itu cukup ramai,” ucap pria berusia 31 tahun itu.
Sebelum kejadian, sekitar pukul 08.00, Joko Mulyo menjajakan dagangannya. Sementara tas ditaruh tepat di belakang punggungnya.
Dia tidak sadar ada orang yang membawa tasnya. Untungnya, ada yang memberitahu tasnya dibawa orang tidak dikenal (OTK).
”Setelah dilakukan pencarian, saya melihat ada perempuan mengenakan baju sesuai informasi yang diterimanya. Tapi, terduga pelaku menenteng kantong plastic, bukan tas,” lanjutnya.
Karena penasaran dengan isi kantong plastik yang ditenteng Nurhayati, beberapa saat kemudian, Joko Mulyo memutuskan mengecek isi kantong plastik tersebut.
Hasilnya, dia kaget tas berisi uang tunai jutaan ada di kantong plastik itu. ”Saat saya tanya, dia (terduga pelaku) berdalih yang menemukan tas,” tambahnya.
Agar tidak memancing emosi pengunjung Pasar Socah, terduga pelaku akhirnya dibawa ke Mapolsek Socah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Joko Mulyo langsung melaporkan kasus tersebut ke polisi. ”Langsung saya bawa ke kantor polisi agar tidak diamuk massa,” paparnya.
Sementara itu, Kapolsek Socah AKP Suharijanto membenarkan kasus pencopetan di wilayah hukumnya tersebut.
Dia mengatakan, terduga pelaku tepergok saat mengambil tas milik pedagang sayur di Pasar Socah.
”Berdasar keterangan terduga pelaku, uang hasil curian itu akan dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Terduga pelaku berstatus janda dan hidup bersama satu anaknya,” tandasnya. (za/yan)
Editor : Achmad Andrian F