Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Rayakan Momen Spesial lewat Karangan Bunga, Siti Maryam Tangkap Peluang Bisnis Florist di Bangkalan, Hari Valentine dan Idul Fitri Tembus Rp 4 Juta

Hera Marylia Damayanti • Senin, 28 April 2025 | 03:15 WIB
POTENSIAL: Siti Maryam buka stan penjualan bunga di Alun-Alun Bangkalan, Minggu (13/4). (SITI MARYAM UNTUK JPRM)
POTENSIAL: Siti Maryam buka stan penjualan bunga di Alun-Alun Bangkalan, Minggu (13/4). (SITI MARYAM UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pengusaha sukses selalu bisa menangkap peluang bisnis. Seperti bunga-bunga segar yang menjadi sumber penghasilan Maryam.

Perempuan bernama lengkap Siti Maryam itu menggeluti bisnis florist sejak September 2020. Perempuan 21 tahun itu tertarik menekuni bisnis itu karena peluangnya cukup besar.

Apalagi di Kota Salak Bangkalan masih cukup langka orang yang berjualan bunga segar.

Di samping itu, Maryam juga suka memberikan hadiah kepada teman. Hadiah yang dia berikan dibuat sendiri agar lebih berkesan.

Dia kemudian mengunggah hasil kreativitas itu ke media sosial (medsos). Dari situlah banyak yang suka. Dari situ pula banyak yang pesan.

”Selain itu, saya sempat mau ziarah ke makam almarhum ayah, tapi pada saat cari bunga di sekitar Bangkalan masih cukup sulit,” ungkapnya.

Berawal dari itu, Maryam berinisiatif untuk membuka usaha jualan bunga. Di awal membuka usaha, dia mendatangkan bunga dengan jumlah yang tidak terlalu banyak.

Modal yang dia keluarkan saat itu hanya kisaran Rp 200 ribu–Rp 300 ribuan untuk membeli bunga ke daerah Malang.

”Bunga dengan berbagai jenis saya datangkan dari Malang,” sambungnya.

Kini, Maryam menyediakan beragam jenis bunga. Seperti bunga mawar, aster, pikok, krisan, gompi, lily, matahari, garbera, dan baby breat, dan beberapa jenis bunga lain.

Dalam satu jenis bunga terdapat beberapa jenis warna yang dijual.

”Untuk bunga ini saya pesan pada petani di Malang karena di Bangkalan sendiri masih sangat sulit,” paparnya.

Jualan bunga itu masih Maryam jajakan di rumah dan di area car free day (CFD) setiap pekan.

Bunga yang terjual relatif banyak. Namun, tidak sebanyak pada saat hari Valentine dan Hari Raya Idul Fitri. Untuk hari-hari biasa, bunga yang terjual hanya kisaran ratusan tangkai.

”Untuk hari biasa keuntungan di angka Rp 800 ribu. Kalau hari Valentine dan Hari Raya Idul Fitri bisa tembus Rp 4 juta,” sambungnya.

Bunga yang dia jual dibanderol seharga Rp 5.000 per satu tangkai. Pembeli juga bisa request sesuai warna dan jenis. Baginya usaha bunga tersebut cukup menguntungkan.

”Karena bunga ini bisa kita buat untuk buket pengantin, dekor, bunga ziarah, ataupun hias mobil pengantin,” ujarnya. (za/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#idul fitri #valentine #malang #beragam jenis bunga #bisnis florist #bunga segar #usaha #medsos