BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah kabupaten (pemkab) melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan akan melelang 14 unit kendaraan dinas (randis) roda empat yang sudah tidak layak pakai pada awal Mei mendatang.
Proses lelang dilakukan secara online melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sebagaimana rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kepala BPKAD Bangkalan Ahmad Hafid mengatakan, institusinya memang akan melelang 14 unit randis.
Aset pemkab yang akan dilelang di antaranya Toyota Innova, Toyota Fortuner, serta satu unit minibus.
”Randis milik TP PKK sudah uzur, dulu bekas randis Sekkab. Termasuk randis eks ketua DPRD,” ujarnya.
Menurut dia, lelang randis dilakukan karena biaya pemeliharaannya dinilai sudah tidak efisien.
Apalagi, kondisi keuangan pemkab saat ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.
”Tahapan lelang sudah dimulai sejak Februari lalu dan saat ini tinggal menunggu proses registrasi KPKNL,” katanya.
Dijelaskan, harga seluruh randis tersebut telah dinilai oleh tim penilai bekerja sama dengan KPKNL.
Setelah mendapat persetujuan, informasi lelang akan diumumkan secara terbuka melalui media cetak, online, dan website Dinas Kominfo Bangkalan.
”Pengumuman akan disampaikan secara online melalui KPKNL pada Jumat (9/5) mendatang,” terangnya.
Hafid menuturkan, semua masyarakat bisa mengikuti lelang randis tersebut.
”Peserta lelang cukup menyetor uang jaminan sebesar 50 persen dari harga pembukaan. Jika tidak menang, uang jaminan akan dikembalikan secara utuh,” ulasnya.
Ditambahkan, lelang randis akan dilakukan secara transparan.
Harga pembukaan setiap kendaraan sudah ditentukan dan akan diumumkan secara resmi saat pengumuman lelang ditayangkan.
”Hasil dari penjualan aset pemkab tersebut akan disetor ke kas dan menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD),” tegasnya.
Hafid berharap, lelang randis tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan aset milik Pemkab Bangkalan.
”Juga membantu mengefisiensi anggaran pemeliharaan barang milik pemkab,” pungkasnya. (din/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta