BANGKALAN, RadarMadura.id – Insiden bencana longsor di Kecamatan Galis pada Sabtu (12/4) dipastikan hanya menelan empat korban.
Untuk mengantisipasi bencana susulan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan dibantu masyarakat setempat supaya terus siaga di lokasi kejadian hingga Senin (14/4).
Peristiwa itu terjadi karena diduga curah hujan yang tinggi. Intensitas hujan diperkirakan terus meningkat hingga akhir April.
Karena itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dan mengantisipasi bencana susulan.
Plt Kepala BPBD Bangkalan Rizal Mardiansyah memastikan jumlah korban longsor hanya empat orang.
Menurutnya, institusinya sudah melakukan pengecekan dan membantu mengevakuasi bekas reruntuhan yang menutupi jalan.
”Mulai Sabtu (12/4) hingga Senin (14/4) kami mengawasi lokasi kejadian dibantu pemerintah kecamatan dan desa,” paparnya.
Rizal mengungkapkan, institusinya sudah melakukan penanganan sementara.
Yakni, dengan menutupi dinding tanah dengan terpal untuk mencegah masuknya air. Sebab, hingga saat ini curah hujan cukup intens.
”Kami sudah melaporkan ke bupati dan Wabup mengenai dampak bencana. Nanti institusi teknis akan meninjau langsung,” ungkapnya.
Menurutnya, berdasar informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dan petir akan terus terjadi di wilayah Bangkalan. Karena itu, dia mengimbau masyarakat lebih waspada.
”Tolong jangan sampai buang sampah sembarangan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan, empat korban bencana alam itu sudah mendapatkan perawatan medis.
Bahkan, tiga orang di antaranya sudah beraktivitas kembali. Saat ini tinggal satu orang yang masih mendapatkan perawatan medis.
”Kami sudah memerintahkan pihak rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik,” imbuhnya. (din/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta