BANGKALAN, RadarMadura.id– Katarak merupakan salah satu penyebab utama gangguan penglihatan, khususnya pada orang lanjut usia.
Gangguan ini terjadi akibat lensa mata yang menjadi keruh, sehingga cahaya tidak dapat masuk dengan sempurna dan menyebabkan pandangan menjadi kabur.
Kondisi ini tentu dapat mengganggu berbagai aktivitas harian, mulai dari membaca, menyetir, hingga mengenali wajah orang lain.
Sayangnya, biaya pengobatan katarak tergolong tinggi, sehingga menjadi kendala bagi sebagian masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan finansial.
Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan menjadi solusi penting bagi jutaan masyarakat, karena memberikan jaminan serta akses layanan kesehatan yang terjangkau, termasuk untuk penanganan katarak.
Salah satu warga yang telah merasakan manfaat program ini adalah Siti Rohmah (50) dari Kecamatan Konang, Bangkalan.
Saat ditemui di Klinik Mata KMU Bangkalan, Siti tengah didampingi anaknya, Isfaq, untuk menjalani operasi katarak.
Ini bukan kali pertama Siti mendapat tindakan medis untuk masalah matanya.
Sebelumnya, pada tahun 2024, ia juga menjalani operasi pengangkatan pterygium, yaitu kondisi pertumbuhan jaringan pada mata yang dapat mengganggu penglihatan.
“Saya sudah merasakan langsung manfaat JKN sejak tahun lalu, ketika ibu saya menjalani operasi pterygium.
Dan sekarang, beliau menjalani operasi katarak untuk kedua kalinya,” ujar Isfaq pada Jumat (07/03).
Isfaq mengungkapkan rasa syukurnya karena keluarganya menjadi peserta JKN. Program ini sangat membantu mereka dalam mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus terbebani biaya mahal.
Ia mengatakan bahwa tanpa adanya JKN, operasi katarak untuk ibunya mungkin sulit dilakukan karena keterbatasan biaya.
“Operasi katarak ibu saya sudah selesai dan kini sedang menjalani masa pemulihan serta kontrol rutin.
Dari awal pemeriksaan sampai operasi selesai, kami tidak mengeluarkan biaya sedikit pun. Ini benar-benar sangat membantu,” jelas Isfaq.
Ia juga menyampaikan bahwa pelayanan yang diberikan sangat baik, baik dari segi administrasi maupun sikap ramah para tenaga kesehatan.
Menurutnya, fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baik di tingkat pertama (FKTP) maupun rujukan lanjutan (FKRTL), memberikan pelayanan yang optimal.
“Sejak awal proses pemeriksaan, kami selalu mendapatkan pelayanan yang memuaskan.
Petugas di Klinik Mata KMU Bangkalan selalu sigap dan memberikan penjelasan dengan jelas tentang kondisi mata ibu saya.
Prosedur administrasi juga mudah, cukup dengan membawa KTP dan surat rujukan dari puskesmas,” ungkapnya.
Sebagai peserta JKN, Isfaq merasa bersyukur atas kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang turut mendaftar sebagai peserta JKN agar mereka juga bisa merasakan manfaatnya.
“Terima kasih kepada Program JKN yang telah memberikan kemudahan dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkualitas.
Saya harap ke depannya program ini terus berinovasi agar layanan yang diberikan bisa semakin baik,” tutup Isfaq.
Editor : Amin Basiri