BANGKALAN, RadarMadura.id – Nasib nahas menimpa Anwar Handoko, warga Perumahan Handoko Nilam Permai, Kelurahan Mlajah, Kecamatan Kota Bangkalan.
Saat mudik ke Nganjuk, rumahnya dibobol maling. Akibatnya, beberapa barang elektronik dan perhiasan raib digondol maling.
Pelaku diduga masuk ke rumah setelah menjebol atap rumah pada Senin (1/4) dini hari. Ada dua atap yang dirusak oleh maling.
”Maling menjebol atap kamar mandi. Karena salah kamar, kemudian menjebol kamar utama,” terang Anwar Handoko Jumat (4/4).
Anwar mengetahui rumahnya dibobol maling saat masih berada di rumah mertuanya. Saat itu, dia menerima telepon dari tetangganya, yang tidak lain pamanya sendiri.
”Saat kejadian, saya masih berada di Ngawi, mudik ke rumah orang tua istri,” ceritanya.
Menurut dia, banyak barang berharga yang digondol maling. Yakni, satu unit sepeda motor, laptop, dan perhiasan putrinya. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta. ”Saya menerima telepon dari paman menjelang magrib,” paparnya.
Dia menjelaskan, setiba di rumah, keadaan rumah sudah berantakan. Dia lalu membuat laporan ke Polres Bangkalan.
”Saya membawa beberapa bukti. Salah satunya, topi yang diduga milik pelaku. Juga rekaman CCTV milik tetangga,” katanya.
Dia memperkirakan, jumlah pelaku satu orang. Itu berdasar rekaman CCTV milik tetangganya. Dalam CCTV, terlihat pelaku menyamar menjadi sosok perempuan.
”Kejadiannya diperkirakan sekitar pukul 00.51. Pelaku menyamar dan mengenakan pakaian istri saya saat kabur lewat pintu depan,” ceritanya.
Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi membenarkan institusinya menerima laporan mengenai kasus pembobolan rumah tersebut.
Saat ini kasus itu masih diselidiki jajarannya. ”Masih tahap penyelidikan,” pungkasnya. (din/yan)
Editor : Ina Herdiyana