Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jelang Lebaran, RPH Potong Belasan Sapi, Disnak Bangkalan Sebut Harga Daging di Pasaran Makin Mahal

Hera Marylia Damayanti • Sabtu, 29 Maret 2025 | 11:23 WIB
HARGA NAIK: Staf Disnak Bangkalan saat berdialog dengan pedagang daging yang ada di Pasar Tanah Merah, Rabu (19/3). (DISNAK UNTUK JPRM)
HARGA NAIK: Staf Disnak Bangkalan saat berdialog dengan pedagang daging yang ada di Pasar Tanah Merah, Rabu (19/3). (DISNAK UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, jumlah warga yang membeli daging sapi makin meningkat.

Akibatnya, harga daging sapi di pasaran pun kian mahal. Hal itu terjadi di beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Salak.

Kabid Kesmavet Dinas Peternakan (Disnak) Bangkalan Raswan mengatakan, setiap Hari Raya Idul Fitri, harga daging sapi di pasaran memang makin mahal.

Salah satu penyebabnya, tingkat konsumsi masyarakat terhadap daging sapi juga meningkat.

”Selain daging, yang paling laris adalah iga dan kikil,” ucapnya.

Menurut dia, harga daging sapi di pasaran saat ini Rp 130 ribu per kilogram. Dengan demikian, ada kenaikan Rp 20 ribu per kilogram.

Sebelumnya, harga daging sapi Rp 110 ribu. ”Biasanya, harga daging sapi berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 110 ribu,” paparnya.

Dijelaskan, aktivitas di rumah potong hewan (RPH) belakangan ini juga semakin menggeliat.

Buktinya, jumlah sapi yang dipotong di RPH Bangkalan kian bertambah.

”Terutama di RPH Tanah Merah. Jumlah sapi yang dipotong di RPH tersebut paling banyak,” ucapnya.

Raswan menyatakan, biasanya jumlah sapi yang dipotong di RPH berkisar lima hingga enam ekor per hari.

Jelang hari raya, jumlah sapi yang dipotong di RPH berkisar 13 ekor per hari.

”Karena ada lonjakan, disnak dan OPD lainnya melakukan pemantauan ke kios pedagang daging. Tujuannya, untuk memastikan daging yang dijual benar-benar aman dikonsumsi,” katanya.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih teliti saat membeli daging atau jenis makanan lainnya.

Apabila ditemukan daging yang tidak layak dikonsumsi segera laporkan kepada disnak.

”Kami sudah menempel stiker di RPH dan kios sebagai tanda bahwa daging yang dijual benar-benar layak dikonsumsi,” pungkasnya. (din/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#meningkat #harga #daging sapi #rph #lebaran #konsumsi