BANGKALAN, RadarMadura.id – Selain menuntut ilmu agama, santri Ponpes Keramat juga belajar disiplin ilmu yang lain.
Pengasuh Ponpes Keramat KH Hasan Iroqi membekali santri-santrinya dengan program yang menunjang keterampilan. Dia menginginkan setelah lulus, santrinya siap terjun di tengah masyarakat.
Santri Ponpes Keramat dibekali dengan berbagai keterampilan. Misalnya santri diajarkan berwirausaha dan bertani.
Biasanya setelah mengikuti kegiatan wajib pesantren seperti belajar Al-Qura’n, santri juga belajar bertani secara otodidak.
Baca Juga: Pondok Pesantren Keramat, Bangkalan Berkembang Pasca Terapkan Madrasah Wajib Belajar NU
”Kami memiliki lahan petanian dan tambak. Santri diajarkan bertani dan mengolah tambak dengan benar,” jelasnya.
Di samping itu, santri belajar kerajinan seperti pembuatan fiber glass dan pengelasan. Kebetulan ada alumni pesantren yang memiliki usaha yang bergerak di bidang pengelasan, sehingga santri juga dibekali belajar kerajinan.
”Selain bertani, ada juga santri yang kami arahkan untuk mengikuti pelatihan kerajinan,” tukasnya. (za/bil)
Editor : Achmad Andrian F