BANGKALAN, RadarMadura.id – Pengembangan tanaman hidroponik dan polybag yang dikembangkan oleh ibu-ibu PKK RW 09 cukup prospektif.
Karena itu, kegiatan itu mendapatkan pembinaan dari Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Bangkalan.
Tanaman hortikultura yang dikembangkan di Perumahan Pondok Halim 2, Desa/Kecamatan Burneh, Bangkalan, itu.
Ke depan, ibu rumah bisa bercocok tanam secara mandiri. Apalagi, kegiatan itu bisa mengurangi pengeluaran belanja.
”Harapannya, ketika ibu rumah tangga bertani secara mandiri, nanti bisa mengurangi anggaran belanja dapur,” terang Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian DP2KP Bangkalan C. Hendry Kusuma Karyadinata.
Dijelaskan, budi daya tanaman modern yang dikembangkan oleh PKK RW 09 itu dilakukan secara swadaya. Program itu menggunakan dua metode.
Yaitu, ditanam secara hidroponik dan polybag. ”Selain bisa bernilai ekonomis. Juga, bisa membantu mengendalikan inflasi kebutuhan pokok,” ujarnya.
Pria yang biasa disapa CHK itu menilai program tersebut sangat bagus. Dia berharap, PKK yang ada di desa lain juga bisa melakukan kegiatan yang sama.
”Kami siap memberikan pendampingan. Sehingga, bisa mendapatkan hasil yang sempurna,” tegasnya.
Ditambahkan, institusinya tidak hanya akan memberikan pendampingan teknis. Tapi, juga akan memberikan fasilitas dan membantu memasarkan produk.
”Jika produksinya melimpah, kami akan memberikan pelatihan pengemasan,” pungkasnya. (din/yan)
Editor : Achmad Andrian F