Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Mahasiswa Terluka Akibat Benang Layangan di Suramadu

Ina Herdiyana • Selasa, 21 Januari 2025 | 22:55 WIB
Radar Surabaya
Radar Surabaya

BANGKALAN, RadarMadura.id – Keamanan Jembatan Suramadu pasca digratiskan oleh pemerintah kembali dipertanyakan. Beberapa kejadian aneh yang mengancam keselamatan dan keamanan pengendara sering terjadi.

Terbaru, salah satu mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) terkena benang saat melintas di Jembatan Suramadu pada Jumat (17/1).

Mahasiswa Fakuktas Ekonomi dan Bisnis UTM M. Bagus Sugiarto menuturkan, dirinya dari Surabaya melewati jalur Jembatan Suramadu saat mau kembali ke kampusnya.

Sebelum tiba di Jembatan Suramadu sisi Madura, ada benang yang membentang mengenai mulutnya hingga terluka.

Untungnya, pria 19 tahun itu tidak terlalu kencang mengendarai sepeda motor Supra X 125 tersebut sehingga tidak sampai terjatuh. Bagus melepas benang itu. Dia kaget karena mulutnya berdarah saat berkaca di spion motornya.

”Saya balik dari Surabaya melewati Jembatan Suramadu sekitar pukul 16.50. Pas mau nyampek Suramadu bagian Madura tiba-tiba mulut kayak ada yang menarik, ternyata ada senar,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, dia langsung melapor ke Polsek Sukolilo. Setelah dicek, benang tersebut tidak ada di tempat kejadian perkara (TKP). ”Setelah laporan, kami cek lagi tidak ada. Saat melintas, di depan saya ada tiga motor. Tapi nahasnya, benang itu mengenai saya,” ungkapnya.

Dia menceritakan, benang itu posisinya agak menyerong. Artinya tidak sinkron antara pagar sisi kanan dan kiri.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan dan aparat kepolisian meningkatkan pengawasan dan patroli di Jembatan Suramadu.

Kalau perlu dipasangi CCTV di berbagai arah agar mempermudah petugas memantau jika terjadi insiden yang mengancam keselamatan pengendara.

”Kami berharap lebih sering dipantau keamanannya karena ini sangat membahayakan,” harapnya.

Kapolsek Labang Iptu Nadia Sudartoyo membenarkan insiden tersebut. Setelah dicek, benang yang mengenai pengendara sepeda motor itu adalah bekas benang layangan yang nyangkut di Jembatan Suramadu.

Dia memastikan benang tersebut bukan sengaja dipasang, melainkan benang sisa layangan. ”Itu benang sisa layangan, bukan karena sengaja dipasang,” tegasnya.

Dia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara di Jembatan Suramadu. Dia juga meminta agar masyarakat tidak bermain layangan di dekat Jembatan Suramadu karena membahayakan jika nyangkut di Jembatan Suramadu.

”Tetap berhati-hati bagi pengendara dan jangan main layangan di dekat Suramadu,” imbaunya. (za/bil)

 

Editor : Ina Herdiyana
#layangan #benang #mahasiswa #terluka #jembatan suramadu