BANGKALAN, RadarMadura.id – Anggaran pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) naik tiga kali lipat dibandingkan 2024.
Nilainya mencapai Rp 1,8 miliar. Sedangkan tahun lalu alokasi anggaran pengadaan alsintan hanya Rp 570 juta.
Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian DP2KP Bangkalan C. Hendry Kusuma Karyadinata menyatakan, pengadaan alsintan rutin dianggarkan setiap tahun.
Dana Rp 1,8 miliar yang dialokasikan diproyeksikan untuk pengadaan 69 hand tractor.
Sarana pertanian itu akan diberikan kepada 69 kelompok tani (poktan) yang tersebar di 18 kecamatan.
”Sebagian besar penerima bantuan alsintan merupakan poktan yang diusulkan anggota DPRD,” ujarnya.
Tahun lalu realisasi anggaran pengadaan alsintan lamban. Sebab, di penghujung semester pertama anggaran pengadaan alsintan belum dibelanjakan.
Sedangkan tahun ini C. Hendry Kusuma Karyadinata berjanji segera merealisasikan anggaran pengadaan yang disiapkan.
”Kami berkomitmen agar pengadaan berjalan sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.
Pria yang biasa disapa CHK itu menambahkan, realisasi bantuan alsintan masih dalam proses verifikasi.
Prioritas verifikasi yang dilakukan yaitu poktan yang sudah mengajukan bantuan lebih awal. ”Kami ingin pengadaan ini bisa cepat klir,” harapnya.
Anggota Komisi II DPRD Bangkalan Mahmudi menyatakan, pengadaan alsintan untuk mendukung sektor petani.
Pihaknya mendesak, program itu segera direalisasikan agar manfaatnya dapat dirasakan para petani.
”Karena saat ini sudah masuk musim tanam, jangan sampai nanti direalisasikan pas sudah masuk musim kemarau karena di Bangkalan mayoritas tanam padi,” katanya. (din/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia