Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kerap Turun Langsung ke Lapangan, PUDAM Beri Bantuan Air Bersih Gratis ke Daerah Kekeringan

Achmad Andrian F • Selasa, 31 Desember 2024 | 14:30 WIB
RINGANKAN BEBAN WARGA: Direktur PUDAM Sumber Sejahtera Sjobirin Hasan mendistribusikan air bersih saat ke daerah terdampak kekeringan di Desa Tokerang, Kecamatan Labang, Bangkalan, Rabu (8/5).
RINGANKAN BEBAN WARGA: Direktur PUDAM Sumber Sejahtera Sjobirin Hasan mendistribusikan air bersih saat ke daerah terdampak kekeringan di Desa Tokerang, Kecamatan Labang, Bangkalan, Rabu (8/5).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Sjobirin Hasan tidak hanya dikenal sebagai pimpinan yang visioner.

Dia kerap turun ke lapangan untuk mengecek secara langsung distribusi air di rumah-rumah pelanggan. Selain itu, berdialog secara langsung dengan masyarakat.

Semua itu Sjobirin lakukan karena sadar tugasnya sebagai pelayan masyarakat. Bahkan, dia juga menyebarluaskan nomor handphone pribadinya kepada masyarakat demi bisa menerima keluhan langsung dari masyarakat.

”Sebenarnya kami sudah ada nomor call center. Namun, kami sadar kadang ada masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan secara langsung kepada kami sebagai pimpinan. Kami welcome menerima keluhan dari seluruh masyarakat,” imbuhnya.

Sjobirin berkomitmen akan terus memperbaiki kualitas layanan kepada pelanggan. Selain itu, berupaya memperluas layanan kepada masyarakat.

Hal itu agar semakin banyak masyarakat yang mendapat layanan air bersih dari PUDAM Sejahtera.

Selama ini PUDAM Sejahtera terlibat aktif dalam upaya penyediaan air bersih di daerah kekeringan saat musim kemarau.

Yakni, dengan mendistribusikan truk tangki untuk memberi bantuan air bersih kepada masyarakat.

Pria berkacamata itu menambahkan, perusahaannya juga mempermudah layanan pembayaran kepada pelanggan.

Yakni, bisa dilakukan melalui m-banking. Sehingga, pelanggan tidak perlu keluar rumah untuk membayar kewajibannya.

Pembayaran nontunai memang dikenakan biaya tambahan. Namun, nilainya sangat kecil. Yakni, hanya sekitar Rp 2 ribu. Pihaknya yakin nilai itu tidak terlalu besar bagi masyarakat.

”Dengan pembayaran nontunai masyarakat tidak perlu kepanasan atau kehujanan untuk membayar biaya tagihan,” katanya. (jup)

Editor : Achmad Andrian F
#bangkalan #PUDAM #bantuan #kekeringan #air bersih