Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tiga Bulan Terjadi Belasan Bencana Alam di Bangkalan

Ina Herdiyana • Jumat, 27 Desember 2024 | 13:50 WIB

 

LANGGANAN BANJIR: Warga beraktivitas di Kelurahan Pejagan, Kecamatan Kota Bangkalan, Rabu (18/12). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
LANGGANAN BANJIR: Warga beraktivitas di Kelurahan Pejagan, Kecamatan Kota Bangkalan, Rabu (18/12). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

 

BANGKALAN, RadarMadura.id – Selama tiga bulan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan harus bekerja lebih ekstra. Sebab, sejak Oktober hingga saat ini, di Kota Salak terjadi belasan bencana alam.

Kasi Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Bangkalan Taufik Efendi menyampaikan, ada beberapa kejadian sejak musim hujan berlangsung pada triwulan keempat. Misalnya, pohon tumbang, banjir, angin puting beliung, dan longsor.

Menurut dia, sejak Oktober, institusinya mencatat ada belasan bencana. Antara lain, enam pohon tumbang, banjir di empat lokasi, dan dua terjangan angin puyuh. ”Namun, volume banjir tidak terlalu besar,” terangnya.

Dia menjelaskan, musim hujan diperkirakan berlangsung hingga awal tahun 2025. Karena itu, dia mengimbau kepada masyarakat Bangkalan untuk tetap waspada.

”Khususnya, warga yang berdomisili di pinggir sungai. Misalnya, di Kecamatan Kokop, Konang, Blega, dan Arosbaya,” terangnya.

Untuk sementara, institusinya belum menjumpai kendala saat melakukan penanganan kepada warga terdampak bencana. Sebab, warga dan institusi lainnya turut membantu.

”Namun, masyarakat harus tetap berhati-hati. Terutama, warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor,” tandasnya. (din/yan)

Editor : Ina Herdiyana
#bencana alam #bangkalan #Banjir #kota salak