Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Rektor UTM Gabung Demo Mahasiswa, Kawal Kasus Pembunuhan Sadis EJ, Tuntut Polres Selesaikan hingga Tuntas

Ina Herdiyana • Jumat, 6 Desember 2024 | 13:30 WIB
MENCARI KEADILAN: Ratusan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura berunjuk rasa di depan Mapolres Bangkalan, Kamis (5/12). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
MENCARI KEADILAN: Ratusan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura berunjuk rasa di depan Mapolres Bangkalan, Kamis (5/12). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Gelombang demonstrasi mengawal kasus pembunuhan sadis dengan tersangka Moh. Maulidi Al Izhaq berlanjut Kamis (5/12).

Ratusan mahasiswa dan civitas academica Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melakukan demonstrasi ke Mapolres Bangkalan.

Rektor Safi’, Dekan Fakultas Pertanian Mohammad Fuad Fauzul Mu’tamar, dan beberapa dosen bergabung dengan barisan mahasiswa.

Dalam orasinya, mahasiswa meminta agar tersangka pembunuhan itu diadili dan dihukum mati. Kemarahan dan kekecewaan massa aksi dilampiaskan di hadapan polisi. Sebab, kematian mahasiswi berinisial EJ sangat kejam dan sadis.

Rektor UTM Safi’ menyampaikan, seluruh civitas academica sepakat mengutuk keras pelaku pembunuhan terhadap korban yang dilakukan secara sadis dan biadab.

Pihaknya menuntut agar pelaku diberi hukuman seberat-beratnya. ”Semoga almarhumah diampuni dosanya dan diterima amal baiknya,” ucap Safi’ sebelum menyampaikan tuntutan.

Dia juga meminta agar penyidik mengenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana kepada tersangka.

Penerapan pasal itu juga diharapkan menjadi pelajaran bagi pelaku dan tidak ada lagi tindak kekerasan dan pembunuhan. ”Harus menjadi pelajaran bersama dan tidak ada kasus serupa,” sambungnya.

TURUN LANGSUNG: Rektor Universitas Trunojoyo Madura Safi’ didampingi Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya berorasi di atas kendaraan dalam demo bersama mahasiswa di mapolres. (VIVIN AGUSTIN/JPRM)
TURUN LANGSUNG: Rektor Universitas Trunojoyo Madura Safi’ didampingi Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya berorasi di atas kendaraan dalam demo bersama mahasiswa di mapolres. (VIVIN AGUSTIN/JPRM)

Di sela-sela itu, dia juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa UTM yang telah melaksanakan aksi solidaritas untuk EJ.

Kemudian, dia mengapresiasi Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya yang telah menetapkan pasal 340 KUHP sebagai pasal primer dalam perkara tersebut.

”Kalau ada yang mempersoalkan mahasiswa karena ikut demo, silakan lapor ke saya,” ujarnya.

Demonstran menuntut dan mendesak Polres Bangkalan menyelesaikan kasus EJ dengan tuntas dan profesional.

Kemudian, menuntut Polres Bangkalan untuk menjerat pelaku dalam kasus EJ dengan primer pasal 340 KUHP.

Lalu, menuntut Polres Bangkalan untuk mengungkap penyebar foto korban di ruang otopsi. Menuntut cyber Polres bangkalan untuk men-take down akun media sosial yang menyebarkan foto dan video korban yang tidak pantas.

Kemudian, menuntut Kapolres Bangkalan untuk berkomitmen mengawal kasus tersebut hingga pelaku dijatuhi hukuman mati.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya berjanji untuk mengawal sendiri sampai kasus tersebut inkrah.

Dia juga mengajak massa aksi untuk mengawal bersama sampai korban mendapatkan keadilan. Febri menegaskan bahwa penyidik sudah menerapkan pasal 340 dalam perkara tersebut.

”Kami berkomitmen untuk memberikan keadilan kepada korban dan keluarganya. Saya sendiri yang akan mengawal kasus ini,” tegasnya.

Tidak hanya itu, dia menyampaikan bahwa semua barang bukti seperti laptop, handphone, dan dompet korban sudah diamankan oleh penyidik.

Dia meminta massa aksi tidak khawatir karena pihaknya akan bekerja secara profesional. ”Kami sepakat bahwa perbuatan ini adalah perbuatan keji,” tegasnya.

Bekaitan dengan penyebaran foto korban pada saat berada di ruang otopsi, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Dia berjanji secepatnya akan mengungkap pelaku. ”Ini sudah kami tangani dan masih dalam penyelidikan,” tandasnya. (za/luq)

 

 

 

Editor : Ina Herdiyana
#utm #aksi solidaritas #sadis #rektor #mahasiswa #polres bangkalan #universitas trunojoyo madura #EJ #fakultas pertanian #kasus #demo #demonstrasi