BANGKALAN, RadarMadura.id –Tahapan seleksi Anugerah Inovasi Teknologi (Inotek) Awards 2024 terus berlanjut. Pada Senin (21/10), 10 peserta dari kategori masyarakat memamerkan inovasi mereka di hadapan para juri. Ajang ini merupakan bagian dari peringatan hari jadi Kabupaten Bangkalan yang ke-493.
Beberapa inovasi yang bersaing antara lain Gerakan Perempuan Sehat dengan SADARI, ALDAS, Inisiatif Bangkalan, Herbal Ajaib, Tresna Art, Pak Sidi dan Busidi, serta Perpustakaan Digital. Ada juga MEKI-EL, inovasi ecoprint berbasis kearifan lokal, Bis Kota SKD (Bisnis Komunitas Ternak Sapi, Kambing, dan Domba), serta Sukbar Klik.
Plt Kepala Balitbangda, Bambang Budi Mustika, menyatakan bahwa lomba ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada masyarakat yang mampu berkembang secara mandiri.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Jalin Kerjasama dengan Kejari Bangkalan: Program JKN Wajib Sesuai Aturan
"Banyak inovasi yang muncul dari masyarakat. Lomba ini menjadi sarana untuk menemukan inovasi terbaik," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa inovasi-inovasi yang berhasil akan dipertimbangkan untuk diadopsi oleh pemerintah daerah dan dikembangkan menjadi program resmi.
"Harapannya, inovasi yang membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat bisa dihibahkan oleh para inovator untuk kemajuan Bangkalan," kata Bambang.
Hasanudin Buhory, salah satu juri, memberikan apresiasi terhadap acara ini. Menurutnya, Inotek Awards dapat menggugah pemerintah untuk lebih memperhatikan inovasi masyarakat dalam menggerakkan perekonomian di Bangkalan.
Baca Juga: PAD Dinkes Bangkalan Kurang Belasan Miliar, Kadinkes Optimistis Bisa Penuhi Target
Diketahui, Inotek Awards ini sudah berjalan selama dua tahun. Terdapat tiga kategori lomba, yaitu inovasi digital, inovasi non-digital, dan inovasi kategori masyarakat. Para pemenang akan diumumkan bertepatan dengan hari jadi Bangkalan pada 24 Oktober mendatang. (dry/par)
Editor : Hendriyanto