BANGKALAN, RadarMadura.id – Legundi merupakan tanaman herbal yang biasa tumbuh liar di hutan jati, semak belukar, dan tanaman pagar.
Tanaman berbunga keunguan itu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan untuk pengobatan batuk, asma, dan gangguan pernapasan lainnya.
Perkebunan Aris Susanto di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, merupakan tanaman pertama di Kabupaten Bangkalan.
Dinas pertanian tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan (dispertapahorbun) berencana menjadikan legundi sebagai investasi jangka panjang.
Kabid Perkebunan Dispertapahorbun Bangkalan Syaifullah tidak mengetahui tanaman tersebut masuk dalam jenis perkebunan apa.
Dia akan konsultasi ke Pemprov Jatim dan mencari referensi tentang budi daya legundi tersebut. ”Ini merupakan informasi yang sangat bagus pada kami,” katanya Selasa (10/9).
Dengan begitu, nanti ada komoditas baru untuk budi daya legundi yang mungkin berpotensi bisa dikembangkan lebih luas di Bangkalan.
”Kalau nanti memang mamfaatnya cukup besar dan nilai ekonominya cukup bagus di Bangkalan, kami akan upayakan dikembangkan,” ungkapnya.
Setelah ada petunjuk dari provinsi, pihaknya akan menyosialisasikan kepada masyarakat untuk mengembangkan tanaman legundi.
Syaiful belum tahu legundi ini masuk rumpun perkebunan, hortikultura, atau masuk biofarmaka. ”Termasuk investasi jangka panjang. Sebab, bisa dipanen berkali kali,” tandasnya. (c5/luq)
Editor : Achmad Andrian F