Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Satu Kostum Dibanderol Jutaan, Kesulitan Merancang Terletak pada Model

Hera Marylia Damayanti • Minggu, 22 September 2024 | 16:05 WIB
LUAR BIASA: Salah satu busana tari terbaru yang dibuat oleh Septiana Indrawati. (SEPTIANA UNTUK JPRM)
LUAR BIASA: Salah satu busana tari terbaru yang dibuat oleh Septiana Indrawati. (SEPTIANA UNTUK JPRM)

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Jalan rezeki seseorang memang tidak ada yang tahu dan tidak bisa ditebak.

Seperti halnya Septiana Indrawati yang memiliki kemampuan untuk mendesain dan memproduksi busana ataupun gaun pengantin.

Meski belajar secara otodidak, perempuan berpenampilan sederhana itu bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Kemampuan membuat busana ataupun gaun pengantin dia pelajari secara otodidak.

Berkat kedisiplinan dan keuletannya, Septiana bisa terus memproduksi gaun ataupun busana.

Dia sudah terbiasa menerima pesanan, bahkan karyanya sudah melenggang ke Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

”Selain membuat untuk teman-teman di sanggar, kami juga menerima pesanan,” ungkap perempuan 35 tahun itu.

Septi menambahkan, busana dan gaun pengantin yang dia buat tidak memerlukan desain khusus.

Dari tangan kreatifnya dia memotong kain sesuai dengan kebutuhan. Meski begitu, perkiraannya itu tidak pernah melenceng.

Busana yang dia produksi selalu berhasil memikat tuannya.

”Langsung dipotong saja tanpa desain dulu, justru kalau digambar saya tidak biasa,” lanjutnya.

Proses pembuatan busana biasanya juga memakan waktu. Misalnya untuk sepuluh setel busana tari dia harus menghabiskan waktu sebulan untuk merampungkan.

Kesulitan merancang busana itu terletak pada model yang dipilih.

”Kesulitannya lebih pada model yang diinginkan oleh pemesan, kalau untuk proses pembuatannya tidak begitu sulit,” imbuhnya.

Septi tidak pernah mematok harga khusus untuk busana ataupun gaun. Septi selalu menyesuaikan dengan bujet yang diinginkan pemesan.

Bahan yang dibutuhkan juga disesuaikan dengan harga yang diinginkan. Biasanya satu pasang busana paling murah Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

”Harga kami sesuaikan dengan bujet yang diinginkan oleh pemesan, jika bujetnya tinggi, tentu bahan yang digunakan juga berkualitas,” paparnya. (za/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#kostum #gaun #pesanan #busana #model #dibanderol