BANGKALAN, RadarMadura.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bangkalan kembali menggulirkan program sedekah buku. Sebanyak 100 buku sudah disedekahkan kepada masyarakat.
Kabid Layanan Perpustakaan Dispusip Bangkalan Anik Susanti menyatakan, program sedekah buku terbuka untuk seluruh masyarakat.
Khususnya warga yang ingin menyumbangkan sarana literasi kepada orang lain. Dispusip kemudian akan menyalurkan buku yang disumbangkan warga.
”Kami menerima sedekah buku, lalu akan kami sedekahkan kembali pada lembaga-lembaga atau komunitas yang memerlukan buku,” jelasnya Kamis (19/9).
Program sedekah buku tidak dianggarkan di Dispusip Bangkalan. Program itu dilaksanakan dengan dukungan pihak ketiga.
Sebab, pemkab belum mampu bersedekah atau memberikan buku secara cuma-cuma kepada masyarakat.
”Sumber anggaran program sedekah buku berasal dari pihak ketiga dan penerima adalah sekolah dan komunitas literasi. Bukan bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD),” tambahnya.
Anik juga menyampaikan, ada banyak lapisan masyarakat dan beberapa instansi yang sudah menyumbangkan sarana literasinya.
Selama 2022–2024, ada 25 lembaga dan komunitas literasi yang menjadi penerima program sedekah buku. Sedangkan tahun ini buku yang akan diserahkan kepada warga sebanyak 100 eksemplar.
Pihaknya berharap, dengan adanya program sedekah buku bisa menambah koleksi sarana literasi lembaga atau komunitas serta dapat meningkatkan minat baca masyarakat.
”Progam ini sangat bermanfaat untuk mencerdaskan anak bangsa,” tandasnya. (c5/jup)
Editor : Ina Herdiyana